Program ‘Gerakan Infak Buku’, Ketua Dewan Pendidikan Deli Serdang Infak Alquran dan Buku

oleh -44 views
Kedatangan Muriadi SH bersama rombongan berkunjung ke masjid Jami, Dusun II, Desa Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu, dan menginfakkan sejumlah Alquran serta buku untuk perpustakaan masjid diterima Ketua BKM Amirul Khair dan pengurus lainnya, Selasa (07/07/2020). (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Selasa (07/07/2020) suaraindonesia-news.com – Di era globalisasi dengan perangkat komunikasi seluler jenis android yang super canggih digunakan masyarakat tidak hanya sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi namun juga sebagai upaya menggali ilmu dan mencari informasi melalui alat tersebut.

Namun seiring dengan kecanggihan alat tersebut tidak menyurutkan semangat Amirul Khair ketua BKM Jami Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang dengan membuat program pencanangan “Gerakan Infak Buku” sebagai upaya menanamkan minat baca buku jangan sampai hilang di zaman era globalisai seperti sekarang, hal itu disampaikannya kepada media, Selasa (07/07) di Pantai Labu saat ia bersama Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Muriadi, SH.

Di informasikannya, Muriadi SH bersama rombongan berkunjung ke masjid Jami, Dusun II, Desa Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu, dan menginfakkan sejumlah Alquran dan buku untuk perpustakaan masjid tersebut, Minggu (5/7) kemarin.

Kunjungan itu kata dia, bagian dari dukungan dan menyahuti program Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami yang sedang mengembangkan perpustakaan masjid sebagai bentuk pemberdayaan umat lewat literasi berbasis Masjid.

“Kemarin ada semacam diskusi dan permohonan buku-buku untuk perpustakaan masjid Jami. Kemarin semacam silaturahmi sekaligus menyerahkan infak Alquran dan buku-buku,” terang Muriadi.

Muriadi menilai, pengembangan literasi berbasis masjid seperti yang dilakukan BKM Jami Kubah Sentang sangat strategis. Fungsi masjid menjadi pusat literasi sangat baik untuk mencerdaskan umat dan layak menjadi model untuk dikembangkan di Deli Serdang.

Masjid tambahnya, fungsinya tidak saja sebagai tempat salat 5 waktu, tapi sebenarnya punya fungsi luas termasuk menjadi pusat pemberdayaan umat lewat konsep literasi baik itu mengaji Alquran, praktik ibadah maupun perpustakaan Masjid.

Kegersangan kemajuan intelektual saat ini di hadapkan kepada minimnya nilai-nilai agama tertanam dalam diri yang berimplikasi kepada sikap egoisme dan keserakahan. Dampaknya, kecerdasan juga kemajuan yang tercipta tidak berorientasi membangun peradaban beradab, tapi lebih kepada kepentingan pribadi dan kelompok tertentu bahkan bersifat menghancurkan.

“Literasi berbasis masjid sangat strategis untuk dikembangkan. Konsep literasi berbasis masjid ini sangat bagus untuk mencerdaskan umat yang memberikan keseimbangan emosional dan spiritual,” terangnya.

Ketua BKM Jami Kubah Sentang Amirul Khair mengapresiasi kunjungan Ketua Dewan Pendidikan Deli Serdang bersama rombongan yang juga sudah berpartisipasi menginfakkan Alquran dan sejumlah buku untuk khazanah perpustakaan masjid Jami.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan melihat langsung masjid kami dari dekat. Terima kasih juga atas infak Alquran dan buku untuk perpustakaan masjid Jami,” ungkapnya.

Amirul juga menjelaskan, sejak dicanangkan program “Gerakan Infak Buku” sebulan lalu, sudah terkumpul buku sekira 500-an buku dari target setahun ke depan mencapai 1.000 buku. Bila target itu tercapai dalam setahun, akan ditingkatkan menjadi 1.000 judul buku yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar Masjid juga umum.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *