Reporter : Suraini
Sapeken, Suara Indonesia-News.Com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan meresmikan secara simbolis 93 dermaga se Indonesia pada tanggal 31 Maret 2016 mendatang, yang rencananya akan di pusatkan di pelabuhan dermaga Probolinggo, Jawa Timur.
Dari 93 dermaga yang rencana akan di resmikan tersebut salah satunya adalah Dermaga Kepulauan Sapeken yang terletak diujung paling timur pulau Madura, Kepulauan Sapeken termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep yang memiliki luas wilayah 201,88 km (9,64 persen) dari jumlah penduduk kabupaten Sumenep, dengan jumlah penduduknya 37.765 jiwa (data bapeda kabupaten Sumenep 2013).
Dipulau terpencil inilah dibangun pengembangan pelabuhan dermaga dengan konstruksi Beton tiang pancang baja, dengan ukuran 105x8m yang sebelumnya hanya berukuran 70x8m,
Pelaksanaan Mega proyek dermaga kapal perintis senilai 28 milyar itu merupakan bantuan Pemerintah pusat dari dana APBN TA 2013.
Warga masyarakat Kepulauan Kecamatan Sapeken merespon positip adanya dermaga perintis dikecamatan Sapeken tersebut.
H Moh.Ali Dg Sandrek tokoh kharismatik dipulau Sapeken saat di hubungi melalui hand phone genggamnya kepada Suara Indonesia menyatakan dengan adanya pelabuhan dermaga sapeken maka akses prekonomian masyarakat diwilayah Kepulauan Sapeken semakin terbuka,
Karena memang selama ini Sapeken dijadikan sebagai sentral dari kegiatan bisnis dan perekonomian masyarakat Kepulauan, terangnya.
Sementara kepala Syahbandar Sapeken Boy Prasojo, S.Sos. MM. Ketika dikomfirmasi melalui telpon selulernya menyatakan, Pengembangan pelabuhan dermaga Sapeken merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Pusat kepada masyarakat kepulauan daerah terpencil diseluruh nusantara termasuk dikepulauan Sapeken, tuturnya.
“Saya berharap kepada masyarakat warga Kepulauan Sapeken dengan tersedianya sarana pelabuhan dermaga Sapeken dapat meningkatkan pengembangan ekonomi terutama dalam meningkatkan kesejahtraan ekonomi warga masyarakat Sapeken,” tukas Pak Boy panggilan akrabya.
