Presiden JFC Dynand Fariz Tutup Usia

Almarhum Dynand Fariz saat dishalatkan di rumah duka Jalan Letjend Suprapto XVIII/2 Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Rabu (17/4/2019) suaraindonesia-news.com – Jember Fashion Carnaval (JFC) pada 2019 dengan tema ‘Tribal Grandeur’ kali ini terpaksa akan tampil tanpa kehadiran Dynand Fariz, sang pendiri karnaval berkelas dunia.

Dynand Fariz meninggal dunia pada hari ini, Rabu (17/4/2019) pada jam 03:55 WIB di ruang ICU Rumah Sakit Jember Klinik.

Almarhum meninggal dunia dikarenakan infeksi saluran pernafasan setelah pulang dari Jakarta.

“Mas Fariz meninggal karena infeksi saluran pernafasan, juga karena aktivitas yang sangat melelahkan bolak-balik Jember-Jakarta untuk mempersiapkan perhelatan JFC tahun ini. Dia tidak ada diagnosa penyakit apapun sebelumnya dari dokter, namun sepulangnya dari Jakarta, dia merasa tidak enak sehingga dia meminta untuk berobat ke rumah sakit dan akhirnya dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” jelas development program JFC, David Susilo kepada suaraindonesia-news.com di rumah duka, Rabu pagi.

Bahkan sebelum meninggal, almarhum sempat meeting dengan pegawai Dinas Pariwisata dari Kalimantan Tengah.

“Dia pulang dari Jakarta sendirian pada hari Sabtu (13/4/2019) dan langsung meeting dengan Dinas Pariwisata Kalimantan Tengah sorenya di kantor JFC (Jl. Gunung Batu Jember) karena Pemprov.nya akan mengirimkan peserta ke sini, jadi ya masih sempat meeting. Baru minggu sorenya minta ke rumah sakit karena tidak enak, namun pergi ke rumah sakit itu masih fit kondisinya, dan kondisinya semakin buruk dan tadi pagi dipindah ke ruang ICU dan meninggal dunia,” sambung David.

Almarhum sempat berdiskusi dengan David pada Selasa malam (16/4/2019) seputar persiapan perhelatan JFC tahun ini.

“Almarhum itu selalu bertanya mengenai persiapan JFC, jadi beliau adalah pribadi yang sangat fokus, totalitas tinggi,” pungkasnya.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here