PPIKHL Wilayah Maluku-Papua Gelar Pekan Nasional Perubahan Iklim 2017

oleh -59 views
Pekan Nasional Perubahan Iklim 2017. Foto: Maikel/SI

MANOKWARI, Minggu (30 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Maluku-Papua Gelar Pekan Nasional Perubahan Iklim 2017.

Ketua Panitia Kegiatan Pekan Nasional Perubahan Iklim 2017, Franky D.J. Tutuarima, S. Hut,. M. Si, mengatakan, bentuk kegiatan yang dilakukan dalam Pekan Nasional Perubahan Iklim 2017 adalah Pameran dan kampanye dengan melibatkan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, BAPEDAS AL Remu Ransiki, Bidang wilayah 2 KSDA Papua Barat, Taman Nasional Teluk Cendrawasi, Perguruan Tinggi UNIPA, sekolah-sekolah dan Organisasi Lingkungan Sobat Bumi.

“Kegiatan Pekan Nasional Perubahan Iklim ini dilakukan oleh setiap UPT Dirjen PPIKHL yang ada diseluruh Indonesia,” ujarnya.

Lanjut Franky, ada 5 wilayah kerja dari Dirjen PPIKHL yakni Wilayah Sumatra, Kalimantan, Bali-Nusatenggara, Sulawesi, Maluku-Papua. Baca Juga: Mahasiswa 16 Kabupaten di Wisuda, IMPT Manokwari Lakukan Syukuran

PPIIKHL wilayah Maluku-Papua melakukan kegiatan ini di Manokwari dan nanti event besarnya semua PPIKHL seluruh Indonesia akan berkumpul pada tanggal 2 – 4 Agustus di Gedung Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI di Jakarta.

Kepala Balai PPIKHL Wilayah Maluku-Papua, Christian Mambor, S.Hut mengatakan, Melalui kegiatan ini pihaknya mensosialisasikan kepada masyarakat sebab-sebab terjadi perubahan iklim, akibat dari perubahan iklim dan bagaimana upaya-upaya pengendalian perubahan iklim.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah Perubahan iklim merupakan dampak Global,” katanya.

Bumi kita sekarang mengalami perubahan iklim yang mana bisa kita rasakan dan lihat yakni suhu semakin meningkat dan curah hujan yang tinggi.

“Harapan kami masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup yg ramah lingkungan seperti tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan, menghemat energi listrik, menggunakan air secara bijak, mengelola sampah, menanam pohon disekitar lingkungan rumah, dan kegiatan ramah lingkungan lainnya,” tutupnya, (Maikel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *