Polsek Sapeken Amankan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Nahkoda Kapal Diamankan

oleh -37 views
Foto: Anggota Polsek Sapeken saat mengamankan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang akan dinaikan ke Kapal Ganda Nusantara 02. Jumat (8/12) sore.

SUMENEP, Sabtu (9/12/2023) suaraindonesia-news.com – Polisi berhasil menggagalkan dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kec. Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Seorang Nahkoda Kapal Ganda Nusantara 02 bersama Barang Bukti (BB) diamankan dalam kasus itu.

Menurut salah satu sumber di lokasi kejadian yang enggan namanya dipublikasikan menyampaikan, transaksi dilakukan di Dermaga Kecamatan Sapeken pada Jumat (8/12) sore.

“Yang saya tahu saat dilokasi, nama Kapalnya Ganda Nusantara 02 yang membawa rombongan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Ia juga menceritakan, Nahkoda Kapal sengaja membeli minyak ilegal dengan harga industri ke agen Sumekar Sumekar Line Sapeken yang juga sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia di Kepulauan (HNSI).

Baca Juga: Sebanyak 96 Masjid Sampai Organisasi Keagamaan Dapat Bantuan Hibah Uang dari Dinsos P3A Sumenep

“Saat ini Nahkoda Kapal beserta Barang Bukti (BB) Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar sudah diamankan di Polsek Sapeken,” tuturnya.

Ia berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar persoalan tersebut ditangani dengan serius karena menyangkut nelayan Kecamatan Sapeken.

“Saya berharap APH tidak main-main dalam persoalan ini, karena ini milik nelayan Sapeken yang dijual dengan harga Industri,” harapnya.

Sementara Moh. Haitami selaku Agen PT Sumekar Line Sapeken yang juga sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia di Kepulauan (HNSI) saat dikonfirmasi suaraindonesia-news.com melalui sambungan telepon membenarkan adanya kejadian tersebut, hanya saja kata dia jumlahnya bukan 2 ton.

“Ia benar, tapi BBM itu hasil saya mencari dibeberapa pengecer dan terkumpul 3 (tiga) Drum, ia kisaran 6600 liter,” terangnya.

Menurutnya, dia hanya berniat untuk membantu rombongan kemanusiaan yang kebetulan kekurangan BBM.

“Pada intinya saya tidak pernah menggunakan ke agenan, namun itu pribadi saya dengan niatan membantu saja,” jelas Haitami.

“Dan jika memang tidak bisa ia saya tidak memaksa juga dan nanti akan kita kembalikan, asalkan BBM ini masih diatas kapal belum disalin, dan siap saya batalkan,” imbuhnya.

Sementara Kabag Humas Polres Sumenep Akp Widiarti saat dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini masih belum ada laporan masuk dari Polsek Sapeken.

“Masih kami cek, belum ada laporan ke Polres Sumenep,” ujar Widi Singkat.

Reporter: Ari
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan