Polresta Deli Serdang Gelar Vaksinasi Massal di Yayasan Perguruan Nusantara Lubuk Pakam

oleh -397 views
Foto: Antusias masyarakat dalam mengikuti vaksinasi massal di Yayasan Perguruan Nusantara Kecamatan Lubuk Pakam, Kamis (16/09/2021) pagi.(Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Kamis (16/09/2021) suaraindonesia-news.com – Sebagai sebuah langkah upaya mempercepat terbentuknya Herd Immunity pada masyarakat, Polresta Deli Serdang gelar vaksinasi massal di Yayasan Perguruan Nusantara Kecamatan Lubuk Pakam, Kamis (16/09/2021) pagi.

Antusias masyarakat sangat kentara pada gelaran vaksinasi tersebut, hal itu terlihat dilapangan ada sekitar seribuan orang yang berusaha untuk mengambil nomor pendaftaran antrian, bahkan sebagian dari mereka rela datang lebih awal, agar segera mendapatkan nomor antrian vaksin.

Di lapangan terlihat masyarakat yang hadir bukan saja dari masyarakat berdomisili Kecamatan Lubuk Pakam namun ada juga dari Kecamatan lainnya, Seperti Tanjung Morawa, Beringin dan Kecamatan Pagar Merbau.

Sebelumnya diisukan bahwa vaksin yang diadakan di Perguruan Nusantara ini adalah khusus untuk siswa yang sekolah diperguruan tersebut dan beserta keluarga siswa.

Namun hal ini dibantah pihak Polresta Deli Serdang Iptu Edianto, SH Perwira pengendali yang bertugas dalam pelaksanaan Vaksinasi tersebut.

“Kegiatan hari ini vaksinasi massal jenis Sinovak ditujukan untuk masyarakat sekitar yang diselenggarakan Polresta Deli Serdang bekerja sama dengan Yayasan Perguruan Nusantara, kalau untuk siswa Nusantara kemarin sudah kita laksanakan bergabung dengan perguruan Methodist, kemudian Perguruan Nusantara mengakomodir untuk masyarakat sekitar dan bekerja sama dengan kita untuk memvaksin masyarakat umum,” Jelas Iptu Edianto.

Ketika ditanya terkait adanya desak-desakan dalam mengambil nomor antrian, Iptu Edianto, SH menerangkan bahwasannya pembagian sudah dilakukan pihak yayasan dalam pembagian nomor antrianya.

Saat proses pembagian nomor antrian vaksinasi dilapangan terlihat aksi saling dorong antara petugas kepolisian didepan pintu gerbang sekolah dengan masyarakat yang hendak mengambil nomor antrian vaksinasi.

Dengan tidak terkodinirnya masalah teknis dilapangan seperti hal tersebut bukan tidak mungkin akan adanya terjadi peluang virus Covid-19 menyebar dan tertular dari hasil kerumunan masyarakat yang sedang berjuang dalam pengambilan nomor antrian vaksinasi.

Dameria Marpaung Kepala Sekolah SMA Swasta Nusantara ketika dimintai tanggapannya tidak mau memberikannya dengan alasan bukan dirinya panitia.

‘’Bukan saya panitianya, saya pun masih sibuk’’, kata Daneria sambil berlalu meninggalkan awak media yang terkesan menghindar.

Serbuan vaksinasi massal ini sejatinya untuk mempercepat capaian Herd Immunity warga, apalagi dalam kondisi negara kita saat ini masih berperang melawan yang namanya virus Covid-19, sehingga masyarakat pun antusias dalam melakukan vaksinasi.

Salah seorang wanita warga Tanjung Morawa Clara yang hadir membawa anaknya yang masih balita hadir untuk mengikuti vaksinasi di Nusantara.

“Saya dengar kabarnya tadi sekitar jam 8 pagi kalau disini ada vaksinasi massal, makanya saya langsung dari Tanjung Morawa datang kemari,” ucapnya seraya menggendong anaknya yang masih balita.

Begitu juga dengan warga lainnya, Ertina warga Jalan Siantar Kecamatan Lubuk Pakam mengatakan, pihaknya baru mendengar kalau ada vaksinasi Nusantara.

“Saya baru dengar ini kalau ada vaksinasi di Nusantara, belum ada dapat nomor antrian apapun dari pihak panitia, ini baru saya mau ambil karena baru dengar ini,” bebernya.

Dengan tingginya animo masyarakat yang akan belakukan vaksinasi, berharap kedepannya pelaksana atau petugas dan panitia bisa mengatasi hal-hal teknis yang terkecilpun, karena bisa berdampak pada penyebaran virus Covid-19, dan bisa mengimbau masyarakat yang hadir di lokasi vaksin, untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan tidak menciptakan kerumunan, karena setelah penyuntikan vaksin, selanjutnya di lakukan observasi kurang lebih 30 menit yang memerlukan ruang untuk peserta setelah di vaksin.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *