Polres Tuban Kawal Jalannya Aksi dan Mediasi Antara JOB P-PEJ Dengan Warga

oleh

Reporter: Mustain

Tuban, 28/07/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Untuk memediasi antara JOB P-PEJ dengan Warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Muspika Gelar pertemuan kedua belah pihak, Kamis (28/07).

Agenda dalam pertemuan tersebut Musyawarah koordinasi dan diskusi warga Rahayu dengan perwakilan JOB PPEJ terkait permasalahan dana kompensasi yg selama 7 bulan belum dibayarkan oleh perusahaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Muspika Kecamatan Soko, JOB P-PPEJ, Sugeng Setiono (Field Manager), Akbar Pradigma (Field Admin Superitendent), Yoga S. Utomo, Aribowo, Meri Iriadi, Pemda Tuban, BPBD, Kesbangpolinmas, Perwakilan warga Desa Rahayu sjumlah 40 orang (Pemdes, BPD, Ketua RT, RW, Tomas dan Toda).

Camat Soko, Meminta pertemuan tersebut dilaksanakan dengan tertib dan warga agar tidak emosi, serta menghormati pernyataan dari JOB P-PEJ.

Sementara Sholikin, selaku korlap berharap kepada JOB PPEJ agar sudi kiranya untuk membayar kompensasi kepada warga biar warga tidak menggelar aksi lanjutan yang lebih besar.

“Dulu hubungan Warga dengan JOB P-PEJ harmonis, kami mohon koordinasi seperti dulu diteruskan, terkait dengan masalah kompensasi ini. Kami berharap kompensasi yang sudah 7 bulan dicairkan, bila ada ketentuan lebih lanjut kami siap koordinasi,” jelasnya.

Sementara Kamsiadi, Ketua BPD, Menilai bahwa JOB PPEJ tidak bisa memberi keputusan, jadi pertemuan tersebut percuma.

“Kami Mengharap kehadiran pihak SKK Migas padahal segala keputusan ada di SKK Migas, Warga hari ini minta jawaban yang pasti dari JOB PPEJ, Bahwa 2014 JOB PPEJ tidak membayar dana CSR kepada Desa Rahayu,” jelasnya.

Dari JOB P-PEJ, Sugeng Setiono (Field Manager), mengatakan Bahwa JOB perusahaan milik negara, jadi segala keputusan dari negara.

“Saya hanya pelaksana jadi keputusan bukan dari saya, namun dari Negara, Dianggaran JOB PPEJ 2016 tidak ada kompensasi, jadi kami butuh dasar untuk pengusulan kompensasi,” jelasnya.

Menurutnya, Dasar dari tersebut pihanya memakai jasa Tim Independent ITS Surabaya guna meneliti adanya dampak gas buang dari operasional JOB PPEJ.

Sementara hingga 11.30 pertemuan tersebut tidak menemukan titik kepastian, sehingga masyarakat kembali kepada aktifitasnya masing-masing, dan selama jalannya acara, tidak ada satupun gangguan.

Kapolres Tuban AKBP Fadli Samad, SH. SIK menjelaskan bahwa selama pengamanan aksi tersebut dan mediasi berlangsung lancar tampa kendala yang signifikan.

“Alhamdulillah untuk pengamanan kali ini kami tidak mengalami kesulitan, semua berjalan lancar, para peserta aksi juga tidak ada yang anarkis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *