Polres Sumenep Terapkan Kawasan Tertib Physical Distancing di Wilayah Kota Sumenep

oleh -111 views
Petugas Satlantas Polres Sumenep saat bertugas menjaga kawasan tertib physical distancing.

SUMENEP, Kamis (23/4/2020) suaraindonesia-news.com – Kepolisian resort Sumenep, Madura, Jawa Timur. Menggelar penutupan dibeberapa titik di area kota Sumenep, guna menerapkan kawasan tertib physical distancing. Dalam hal ini bebas dari kendaraan bermotor, tempat berkumpulnya/berkerumunnya masyarakat.

“Untuk physical distancing ini ada tiga titik yaitu: depan MMP, Labang Mesem, dan Gotong Royong. Penutupan distancing ini, untuk mencegah kegiatan masyarakat atau roda dua yang sering berkumpul dititik ini,” kata Kanit Dikyasa Aiptu Khairil Anwar saat diwawancarai, Kamis (23/4).

Menurutnya, ini bagian daru upaya untuk sama-sama mengurangi merebaknya Covid-19. Yang perlu diketahui penularan virus ini salah satunya melalui apa bila ada berkumpulnya orang. Sehingga penyebaran Covid-19 bisa diatasi.

“Kami juga menyarankan kepada pengendara yang lewat sini untuk memakai masker apabila tidak memakai disuruh balik,” jelasnya.

Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Deddy Eka Aprianto menyampaikan, Penerapan physical distancing yang ada di wilayah Sumenep. Untuk menjaga dan mempertahankan status zona hijau di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Maka dari itu kami bersama dengan Pemda dan TNI. Kita melaksanakan kawasan jaga jarak beberapa titik yang menjadi kerumunan masa dari masyarakat,” jelas Kasatlantas Polres Sumenep.

Dalam penutupan tempat tersebut yang beberapa titik diantaranya: Taman Bunga, Jl. Dokter Sutomo. Itu kawasan yang kita laksanakan dari hari Senin, Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Seperti hari ini kita tutup dari pukul 09.00-11.00 Wib. Kita tutup situ untuk kawasan distancing. Malam minggu kita laksanakan pukul 19.00-24.00 Wib. Kita melakukan ini untuk mengantisipasi merebaknya Covi-19,” bebernya.

Tambah Deddy, pihaknya mengatakan untuk penambahan jalur khusus yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep, sudah disepakati dari hasil rapat Kapolres bersama Forkopimda.

“Jalur itu di Lingkar Barat. Hanya berlaku hari Sabtu Malam Minggu Pukul 19.00 Wib. Minggu kemaren baru pra kita mencoba dari pukul 19.00-24.00 Wib,” ungkapnya.

Untuk jalur itu yang bisa lewat hanya beberapa kendaraan saja.

“Kendaraan yang boleh masuk adalah yang memuat sembako, BBM, Ambulance, termasuk ojol yang mau mengirim barang,” tandasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *