Polres Sumenep Grebek Dua Rumah Yang Diduga Dijadikan Tempat Mangkal PSK, Dua Orang Diduga PSK dan Seorang Pelanggan Diamankan

oleh -48 views
Dua orang yang diduga PSK dan seorang pelanggan

Reporter : Jar
SUMENEP, Senin (27/3/2017) suaraindonesia-news.com – Dua rumah warga di Kecamatan Ambunten yang diduga selalu di jadikan tempat mangkal para pekerja seks komersia (PSK) di grebek Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (27/3/2017), sekitar pukul 11.30 Wib.

Hasilnya, dalam penggerebekan kali ini, polisi mengamankan dua orang yang diduga PSK dan seorang pelanggan.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, mengatakan, dua rumah yang digrebek polisi tersebut yaitu rumah milik Abdur dan rumah milik Ibnu. Keduanya merupakan warga Dusun Aresdeje, Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten. Penggerebekan tersebut dilakukan Satuan Sabhara Polres dan Polsek setempat.

“Selain mengamankan dua orang PSK dan seorang pria, petugas juga mengamankan Ibnu yang merupakan pemilik salah satu rumah,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Senin (27/3/2017).

Suwardi menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, dua PSK tersebut diketahui bernama Era, warga Kabupaten Lumajang dan Farida, warga Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan. Sementara seorang pria yang diduga pelanggan bernama Hazizur Rohen, warga Dusun Masjid, Desa Talango, Kecamatan Talango.

“Dua rumah itu selama ini memang dicurigai dijadikan tempat lokalisasi,” ujar Suwardi.

Mantan Kapolsek Giligenting ini mengatakan, anggota Satuan Sabhara dan Polsek Ambunten menuju lokasi sekitar pukul 11.15 Wib dengan target pertama yaitu rumah milik Abdur. Di rumah tersebut, aparat kepolisian mendapati Era dan Hazizur Rohen sedang berada di dalam kamar. Selanjutnya, petugas kepolisian bergerak menuju rumah Ibnu dan ditemukan seorang wanita yang diduga PSK atas nama Farida.

Selanjutnya, petugas langsung mengamankan ketiga orang tersebut termasuk Ibnu, pemilik rumah yang ditumpangi Farida.

Selain itu, petugas juga mengamankan sepeda motor merek Honda Vario warna hitam Nopol M 3953 VS milik Hazizur Rohen.

“Saat ini, empat orang beserta barang bukti diamankan di Mapolres Sumenep untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *