Polres Pamekasan Bekuk MH Yang Tega Tebas Kakak Kandungnya Dengan Pedang Hingga Tewas

oleh -177 Dilihat
Kapolres Pamekasan bersama Kasat Reskrim didampingi Kabag Humas Polres Pamekasan saat menunjukkan Barang Bukti berupa Sajam.

PAMEKASAN, Selasa (17/05/2022) suaraindonesia-news.com – Anggota Opnal Sakera Sakti Satreskrim Palres Pamekasan, membekuk pelaku yang tega membunuh kakak kandungnya menggunakan sepilah pedang.

Kejadian pembunuhan kakak kandung tersebut terjadi di Dusun Lekoh Barat, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, pada kamis (04/05/) lalu, sekira pukul 23:30 Wib.

Kapolres Pamekasan, AKBP, Rogib Triyanto dalam konferensi pers mengungkapkan, kronologis awal terjadinya penganiayaan yang dilakukan MH (30) tidak lain adiknya korban M Munif berawal ketika MH menegur korban lantaran suara soud sistem terlalu kencang, sehingga cekcok mulut pun terjadi hingga korban melempar batu kepada pelaku.

“Setelah cekcok, pelaku MH menilai korban hendak mengambil sajam di pinggangnya, ketika itu pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil sepilah pedang datang menghampiri M Munif korban tidak lain kakak kandungnya dan di tebas di bagian leher belakang hingga tewas di samping rumahnya,” ungkap Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Selasa (17/05/2022) sore.

AKBP Rogib menambahkan, tak berselang lama dari kejadian penganiayaan tersebut, pelaku langsung di tangkap petugas dan langsung di bawa ke Polres Pamekasan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku sekaligus barang bukti berupa satu bilah pedang dengan panjang 115 Cm dengan gagang cangkul dari kayu yang terdapat bercak darah serta enam buah bongkahan batu bata, sudah kita amankan di Polres Pamekasan,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersebut, MH di jerat Pasal 338 Subs 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sementara, Polres Pamekasan juga mengamankan AR seorang warga Desa Paragaan Daya, Kabupaten Sumenep, lantaran telah diketahui melakukan penipuan ke sejumlah pedagang di sejumlah tempat di wilayah Pamekasan.

“Pelaku yang di bekuk Petugas tersebut lantaran melakukan penipuan dan penggelapan ke sejumlah pedagang dengan modus terhadap pemilik toko bisa mendatangkan banyak pelanggan. Namun terpengaruh sehingga AR (pelaku) berhasil mengambil barang-barang berharga seperti emas milik korban,” ucap Kapolres Pamekasan.

Pihaknya menambahkan, atas laporan warga AR langsung di ringkus anggota dan dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku sekaligus barang bukti satu unit sepeda motor milik pelaku, satu kwitansi penjualan emas, satu buah botol minyak wangi, satu bungkus rokok dan satu buah masker di amankan di Polres Pamekasan,” ungkapnya.

Pelaku yang saat ini sudah mendekam di tahanan Polres pamekasan dikenakan pasal 378 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul

Tinggalkan Balasan