Polres Langsa Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana

Para tersangka saat digelar perkara di halaman Polres Langsa dengan sejumlah insan PERS.

Reporter: Rusdi Hanafiah

LANGSA ACEH, Kamis (11/5/2017) suaraindonesia-news.com – Polres Langsa berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan berencana serta menghilangkan nyawa orang lain yang terjadi di Dusun Meutuah, Desa Alue Kaul, Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis pagi (27/4/2017) lalu.
Hal ini disampaikan Kapolres Langsa AKBP Iskandar ZA melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Muhammad Taufiq SIK kepada awak media pada Konfrensi Pers di Mapolres Langsa, Rabu (10/5/2017).
Menurut Muhammad Taufiq, kejadian tersebut bermula ketika tersangka RK mendatangi korban Handoko (24) bin Sukino ke arah kebun milik korban dengan membawa sebilah parang sabit yang dibawa tersangka dari rumah.
Sesampainya dijembatan Simpang Nangka yang jaraknya kurang lebih 100 M, ketika itu tersangka RK bertemu dengan korban yang saling berhadap-hadapan dengan jarak 2 M.
Kemudian, tersangka RK menanyakan kepada korban sambil memegang rokok yang belum dibakar “apa ada mancis” selanjutnya korban mengambil mancis didalam kantung celana dengan posisi kepala tertunduk dan melihat ke arah kantung celana dan tangan kanan korban yang mengambil mancis pada saat itu pula tersangka dengan spontan melayangkan sebilah parang sabit ke arah bagian tungkuk leher korban, kata Taufiq.
Setelah itu korban terkulai dengan bersimbah darah, selanjutnya tersangka membacok untuk yang kedua kali dibagian lengan sebelah kiri korban sebannyak dua kali dan tersangka melihat korban sudah sempoyongan sampai terjatuh dan tertunduk dalam parit batasan kebun sawit, ujarnya.
Kemudian tersangka melarikan diri setelah melihat korban Handoko dengan posisi sudah terduduk didalam parit. Sedangkan dalam melakukan perbuatan pembunuhan berencana ini tersangka hanya dengan seorang diri.
Dari tersangka turut diamankan barang bukti satu pasang sendal warna hitam bermotif garis putih, satu buah parang sabit dan satu potong celana jeans ponggol warna abu-abu, ungkap Taufiq.
Sedangkan barang bukti dari korban adalah satu pasang sepatu boots merk Ap warna hijau, satu potong celana kain warna hitam, satu potong baju koko warna cokelat, satu pasang kaos kaki warna biru, satu helai celana dalam dan satu buah tali pinggang,” Kata Kasat Reskrim Polres Langsa.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal 340 Jo yaitu barang siapa dengan sengaja direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan maka diancam dengan hukuman mati/seumur hidup/20 tahun.
“Pasal 338 KUHP adalah barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas Tahun,“tutup Taufiq.

Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here