Polres Buton Kantongi 7 Nama Pelaku Penambang Pasir Ilegal

Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik

Reporter : La Ode Ali

Buton, Minggu (11/12/2016) suaraindonesia-news.com РJajaran Kepolisian Resort (Polres) Buton saat ini telah mengantongi tujuh nama pelaku penambang pasir ilegal di Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang saat ini masih dalam perburuan polisi setempat.

“Yang jelas nama-nama tujuh pelakunya kami sudah kantongi, “kata Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik, melalui Kasatreskrim, Iptu Hasanuddin SH, saat dikonfirmasi, Minggu (11/12/2016).

Meski identitas para pelaku enggan disebutkan Hasanuddin, namun, pihaknya sudah memeriksa sedikitnya empat orang saksi, salah satunya Kepala Desa Kamelanta. Para pelaku penambang pasir ilegal tersebut lanjut dia, tidak hanya berasal dari desa setempat, tapi juga dari luar wilayah Kabupaten Buton.

“Kasus ini masih tahap penyelidikan dan belum ada yang kita tetapkan sebagai tersangka karena masih terus kita lakukan pendalaman ,”ujarnya.

Untuk diketahui belum lama ini, Sabtu (3/12/2016) Sat Reskrim Polres Buton berhasil mengamankan 9 unit Mesin Penambang Pasir Ilegal dan Dua Unit Mesin Kompresor di Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori.

Dan dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi, terungkap bahwa para pelaku sudah cukup lama melakukan penambangan pasir ilegal di Kamelanta, ada yang 3 bulan,8 bulan, bahkan ada yang 1 tahun.Untuk hasil penambangan pasir ilegal tersebut dijual di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here