Polres Bitung Amankan Tujuh Pelaku Pembunuhan Di SPBU Madidir

oleh -74 views
Para Tersangka Saat di Mapolres Bitung

Reporter: Hendra

Bitung, Kamis (12/1/2017) suaraindonesia-news.com – Dalam waktu 1×24 jam, Jajaran kepolisan polres Bitung berhasil meringkus  kawanan pembunuh Oksan Hengkenaung (35) warga Madidir unet linkungan satu, kecamatan Madidir, kota Bitung.

Sebanyak tujuh orang kawanan ini sebelumnya berhasil melarikan diri setelah kejadian satu demi satu berhasil ditangkap.

Dalam wawancara sebelumnya dengan Suara Indonesia, Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting SIK MH, mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat atas kejadian di SPBU Madidir pihaknya langsung bergerak ke TKP guna mengidentivikasi serta mencari para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

“Beberapa jam setelah kejadian Minggu (08/01/2017), kita amankan satu orang yang diduga kuat terlibat dalam pengeroyokan hingga menewaskan Oksan hengkenaung. Dari hasil pengembangan itulah malam harinya polisi kembali menangkap enam orang tersangka lainya diduga juga ikut terlibat,” terang Philemon.

Dari ketujuh tersangka tersebut kata Philemon sementara masih dimintai keterangan oleh kepolisian dan dirinya belum mau berkomentar lebih.

“Inisialnya nanti saja, soalnya kita masih sementara lakukan pengembangan,” ucapnya.

Ditanya soal motif pelaku pembunuhan, Philemon mengaku saat ini polisi sementara masih mendalami dan melakukan pemeriksaan.

“Kita masih terus melakukan pengembangan jadi belum bisa dibuka semua, tunggu saja hasilnya nanti,” katanya.

Sementara itu, dari informasi internal jajaran Polres bitung, ketujuh orang yang diamankan yakni FS diduga kuat sebagai otak pelaku ditangkap di Kota Bitung, selanjutya dari hasil pengembangan polisi meringkus tersangka lainya yakni, YK, RB, BT, LM dan RT kelimanya ditangkap didaerah Tanggari minahasa utara serta FM dibolmong utara, tepatnya di daerah bintauna.

Diberitakan sebelumnya dimana Oksan hengkenaung tewas secara mengenaskan tepat didepan Spbu madidir yang tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 05.30. Mengalami 15 tusukan serta tiga bacokan dikepalanya Oksan hengkenaung nyawanya tidak bisa diselamatkan oleh tim medis RS Budi Mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *