Polres Aceh Timur Amankan Pelaku Dugaan Ilegal Loging di Pante Bidari

oleh -468 views
Barang Bukti (BB) dugaan ilegal loging yang diamankan Polres Aceh Timur.

ACEH TIMUR, Jumat (04/09/2020)
suaraindonesia-news.com –
Tim Opsnal Satreskrim beserta Unit III Tipidter Polres Aceh Timur menangkap 5 pelaku dugaan Ilegal loging, sementara dua lain nya berhasil melarikan diri, kini keduanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sementara dilokasi polisi mengamankan sejumlah BB (Barang Bukti).

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widyantoro, S.I.K melalui Paur Humas Polres Aceh Timur, Bripka Kamil dalam rilisnya kepada media mengatakan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil mengungkap dan mennagkap pelaku dugaan ilegal loging di Dusun Sejuek, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Sabtu (31/08) sekira pukul 12,30 WIB.

“Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat bahwa di Dusun Sijuek beroperasi ilegal loging, Tim Opsnal Satreskrim
beserta Unit III Tipidter yang dipimpin oleh Kanit III Sat Reskrim Polres Aceh Timur Ipda Rudiono, S.Sos langsung melakukan penyelidikan,” kata Bripka Kamil. Jumat (04/09).

Dijelaskan, Tim terlebih dahulu berangkat melalui jalan darat dari wilayah hukum Polsek Indra Makmu hingga sampai ke desa yang dimaksud. Selanjutnya dilakukan penyisiran di sekitaran hutan dan benar bahwa telah ditemukan kelima pelaku yang sedang bekerja melakukan aktifitas penebangan pohon dengan cara memotong pohon.

Kemudian kayu yang telah dipotong tersebut diolah menjadi kayu papan dengan menggunakan alat pembelah batang kayu yang telah dimodifikasi menggunakan mesin mobil . Selain itu dalam kegiatan illegal logging tersebut juga menggunakan alat berat Jonder untuk menarik kayu-kayu.
Kepada petugas mereka mengaku bahwa mereka bekerja BM dan AD yang diduga sebagai pemodal dan pemilik kegiatan illegal logging tersebut.

Dalam pengungkapan tersebut berhasilkan mengaman pelaku ilegal loging berinisial NZ(40) warga Seuneubok Saboh Pante Bidari, BS(36) warga Sijudo, MR(43) Warga Sijudo, SF(20) warga Pante Labu,AR(22) warga Pante Labu, sedangkan dua lain nya yang masih DPO berinisial BM dan AD.

Sedangkan barang bukti yang diamankan 1 (satu) unit mesin pemotong kayu (Chinsaw), Lebih kurang 1/2 Ton kayu olahan berbentuk papan berjenis kayu merbau, kayu meranti, kayu damar, 1 (satu) set alat pembelah kayu, 1 (satu) unit alat berat jondere, Kayu olahan sebanyak lebih kurang 3 (tiga) ton dan 6 (enam) batang kayu bulat, sebut Bripka Kamil.

Atas perbuatan pelaku disangkakan Pasal 55 KUH Pidana dan pasal 12 huruf a, b, c, d dan e jo pasal 82 ayat 1 sub pasal 83 ayat 1 UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *