Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan

oleh -24 views

Suara Indonesia-News.Com, Probolinggo – Petugas Sat Reskrim Polsek Mayangan Polres Probolinggo Kota akhirnya berhasil mengungkap pelaku tindak penganiayaan berat terhadap korban pemukulan di stadion Sepak Bola Kota Probolinggo pada Sabtu malam (11/4/15) sekira jam 21.30.

Kapolsek Mayangan, Kompol Kasman mengatakan pelakunya adalah Syamsul Arifin (21) karyawan Koprasi Simpan Pinjam (Kosipa), alamat Dringu, kecamatan Dringu Kabupaten probolinggo. Sedang korbannya adalah Maulana Ishaqe al Iis (20) warga jalan Kerinci, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Lebih lanjut Kompol Kasman dalam penjelasannya mengatakan, awal terjadi penganiayaan menurut keterangan korban, pada Sabtu malam (11/4/15) lalu sekira pukul 21.00 korban dari rumah naik motor mau ke Mayangan, sesampai di stadion sekira pukul 21.30 korban dipanggil temannya, korban berhenti ditanya mau kemana, korban menjawab mau ke Mayangan. Kata korban saat itu sedikitnya ada 50 orang bergerombol, kemudian korban bertanya kepada temennya yang memanggilnya, ada apa kok ramai-ramai, baru bertanya itu tau-tau pelaku mendatangi dan langsung memukul korban dengan kayu panjangnya sekira 1 meter. Korban menangkis dengan tangan kananya hingga patah, kemudian korban lari ke RSUD Dr. Moh Saleh Kota Probolinggo yang jarak dengan TKP sekira 300 meter. Saat korban lari ke RSU itupun masih dikejar pelaku. Temen korban mengetahui korban dipukul dengan kayu dan mau dikroyok langsung lari melaporkan ke Polsek Mayangan, ungkap Kapolsek menjelaskan.

Dari laporan tersebut, kata Kapolsek, Petugas kemudian makukan pengembangan, mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi terungkaplah tersangka pelaku penganiayan terhadap korban.

Tersangka kemudian kami tangkap dirumahnya di Dringu dan ditahan beserta sebatang kayu ukuran 4×6 sepanjang 1 meter yang digunakan tersangka memukul korban kami amankan untuk alat bukti, terangnya.

Kapolsek Kompol Kasman mengatakan, tersangka karena perbuatannya telah melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara selama 5 (lima) tahun, ucapnya menandaskan. (Singgih).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *