Polda Jatim Minta BPBD Mampu Atasi Penanggulangan Bencana Yang Terjadi di Masing-masing Daerah

oleh -96 views
Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim, KBP Erwin Zainul Hakim (tengah) memberikan keterangan pers pada acara sosialisasi dan Pelatihan Kesiapan Desa Tanggap Bencana di Hotel Amarta Hills, Kota Batu, Selasa (16/11/2021).

KOTA BATU, Selasa (16/11/2021) suaraindonesia-news.com – Polda Jawa Timur (Jatim) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di 38 kota dan Kabupaten di Jatim mampu mengatasi penanggulangan bencana yang terjadi di masing-masing daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim KBP Erwin Zainul Hakim pada acara sosialisasi dan Pelatihan Kesiapan Desa Tanggap Bencana di Hotel Amarta Hills, Kota Batu, Selasa (16/11/2021).

“BPBD sebagai ujung tombak kesiap siagaan bencana dengan didukung Stakeholder maupun Instansi lainnya kami berharap mampu mengatasi penanggulangan bencana yang terjadi di masing-masing daerah,” kata Erwin.

Ia juga mengatakan, dalam hal ini harus ada kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang tinggal di wilayah berpotensi terjadi bencana.

“Kalau kita semua sudah peduli maka mereka tahan menghadapi bencana-bencana yang ada, sehingga korban jiwa korban harta benda jauh lebih diminimalkan karena upaya pencegahan jauh lebih baik daripada waktu terjadi kejadian bencana,” ungkapnya.

Erwin berharap dengan adanya pelatihan desa tanggap bencana masyarakatnya mampu dan selalu siap-siap menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana.

“Desa dan Kelurahan harus mengenali ancaman diwilayahnya dan mempunyai kemampuan mandiri untuk beradaptasi menghadapi potensi atau ancaman bencana,” kata Erwin.

Erwin juga berharap dengan upaya mitigasi ini mampu membantu masyarakat untuk jauh lebih giat dalam menghadapi bencana. Erwin juga mengatakan bahwa apabila membutuhkan pertolongan pada saat terjadi bencana masyarakat lebih gampang.

“Jadi nantinya untuk Pilot Project nya akan dilaksanakan di Lumajang dengan dukungan Rumah Sakit Lumajang ada satu Desa antara 50 sampai 100 orang di bantaran sungai itu nanti yang akan kita latih,” tuturnya.

Ia meminta seluruh Rumah Sakit dapat melakukan hal yang sama, untuk memberikan banyak pengetahuan termasuk kegiatan dari narasumber yang nanti nya akan dibuat modul dan dikembangkan.

“Nantinya apabila Rumah Sakit Bhayangkara dan Dokkes sudah melaksanakan modul tersebut akan disebar luaskan agar masyarakat tahu serta menerapkannya untuk kesiap siagaannya masing-masing,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubid Dokkpol Polda Jatim, Kasubid Kespol Polda Jatim, Karumkit RS Bhayangkara jajaran Polda Jatim, BPBD Kota Batu, Kadinsos Kota Batu, Kepala Jasa Raharja Kota Batu dan PMI Kota Batu.

Erwin juga menyampaikan kegiatan ini didukung penuh oleh BPBD, Dinas Sosial, Jasa Raharja, PMI Kota Batu serta Rumah Sakit Bhayangkara jajaran Polda Jatim.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan