PMII Pamekasan, Ngluruk Kantor DPRD Pamekasan

Pamekasan, suaraindonesia-news – Sekitar 20 orang aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat di jalan kabupaten no 107 pamekasan jam 10.00wib Selasa 10 Desember 2013 Mahasiswa menuntut pemerintahan di daerah kabupaten pamekasan agar bersih dari tindakan  korupsi massa aksi bergerak dari monumen Arek Lancor dan mendatangi kantor dewan perwakilan rakyat tersebut dengan berjalan kaki sambil melakukan orasi bergantian dengan bendera, atribut, poster maupun sepanduk  yang berisi kecamankeras terhadap tindakan koropsi .

tindakan koroptor merupakan musuh bersama bagi bangsa Indonesia, sehingga kami akan terus berkomitmen untuk mengawal dan memberantas korupsi di Kabupaten Pamekasan dan negara Indonesia saat ini sudah menjadi surga bagi para koruptor, sehingga PMII Pamekasan akan terus mengawal berbagai kasus korupsi di Pamekasan dan Pergerakan maha siswa islamindonesia (PMII) menuntut agar kantor Kepresidenan, Gubernur, Bupati dan DPRD agar bersih dari korupsi.

 
“Kami juga mendesak agar pihak kepolisian, kejaksaan menuntaskan kasus-kasus korupsi dari pusat sampai daerah,” tegas Sidik dalam orasinya.

Bahkan pihaknya juga meminta tegas kepada pemerintah untuk segera menuntaskan kasus korupsi terkait dengan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan serta beberapa kasus korupsi lainnya yang terjadi di Kabupaten Pamekasan dan dalam menanggapi hal itu ketua DPRD Pamekasan  Halili mengatakan pihaknya tetap akan berkomitmen dan berupaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi di Pamekasan “Kemarin saya di undang oleh BPK dan KPP Dalam pertemuan itu dan dihimbau agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran.

Halili juga mengungkapkan  pihaknya telah menyampaikan hal itu kepada 45 wakil rakyat dari berbagai partai politik yang ada di DPRD Pamekasan “Saya sudah menyampaikan hal itu kepada seluruh anggota secara resmi agar seluruh anggota DPRD berhati-hati dalam pelaksaan program dan kegiatan” ungkap Halili

 
Massa merasa puas dengan respon wakil rakyat dan massa membubarkan diri dari Kantor DPRD dan melanjutkan bergerak menuju Kantor Polres Pamekasan di Jalan Stadion No 81, untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pemukulan aparat kepolisian terhadap salah satu ketua mereka di Jakarta pada demonstrasi memperingati hari Anti Korupsi  kemarin”.
 
Reporter : (SJK/may).

Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here