exodus
BeritaNewsOlahraga

PKDI Cup II 2026 Resmi Dibuka di Pamekasan, Tiga Tim Madura Perebutkan Satu Tiket ke Babak Berikutnya

×

PKDI Cup II 2026 Resmi Dibuka di Pamekasan, Tiga Tim Madura Perebutkan Satu Tiket ke Babak Berikutnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260806 221317
Foto: Tim Sepakbola saat melakukan foto bersama Wakil Bupati Pamekasan.

PAMEKASAN, Kamis (06/08) suaraindonesia-news.com – Turnamen sepak bola PKDI Cup II 2026 resmi dibuka di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Kamis (6/8/2026). Pembukaan turnamen dihadiri Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Dewan Pembina Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI), serta kepala desa se-Madura.

Ketua Panitia Pelaksana PKDI Cup II 2026, A. Fauzi, menjelaskan bahwa penyisihan Grup C yang digelar di Pamekasan diikuti oleh tiga tim, yakni Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Pamekasan. Dari ketiga tim tersebut akan dipilih satu tim terbaik untuk melaju ke babak berikutnya.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 6, 8, dan 10 Agustus. Ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Tahun lalu dipusatkan di Gresik. Tujuan utamanya untuk mempererat hubungan dan menjalin silaturahmi antarkepala desa,” ujar A. Fauzi.

Ia mengatakan, mayoritas pemain yang mengikuti turnamen berusia 40 tahun ke atas. Karena itu, menurutnya, kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan.

“Inti kegiatannya bukan semata-mata bertanding mencari kemenangan, tetapi lebih dari itu untuk mempererat silaturahmi. Memang ada yang lucu-lucu karena pemainnya senior,” katanya.

Secara tingkat Provinsi Jawa Timur, PKDI Cup II diikuti oleh 10 grup. Masing-masing grup akan mengirimkan satu tim terbaik ke babak selanjutnya, ditambah beberapa tim terbaik lainnya. Empat tim terbaik Jawa Timur selanjutnya direncanakan mewakili provinsi pada ajang tingkat nasional yang akan digelar di Jawa Tengah.

Terkait administrasi peserta, A. Fauzi menjelaskan bahwa seluruh peserta diwajibkan menyerahkan Surat Keputusan (SK), fotokopi KTP, serta pas foto berwarna sebagai persyaratan verifikasi. Ia juga menyebutkan bahwa terdapat beberapa peserta dari Kabupaten Sampang yang masih menggunakan kartu BPJS sebagai bagian dari kelengkapan administrasi.

Ia menambahkan, pada penyelenggaraan perdana PKDI Cup tahun lalu, Kabupaten Sampang berhasil meraih peringkat ketiga.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan menjadi sarana mempererat persaudaraan antarkepala desa.

“Olahraga, khususnya sepak bola, merupakan aktivitas universal yang mampu menyatukan berbagai latar belakang. Di lapangan hijau yang dikedepankan bukan status sosial atau jabatan, tetapi semangat kebersamaan, kerja sama, disiplin, dan sportivitas,” ujarnya.

Menurutnya, melalui PKDI Cup II diharapkan hubungan persahabatan dan kerja sama antarkepala desa di empat kabupaten di Madura semakin kuat sehingga dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Dengan adanya PKDI Cup ke-2 ini semakin terjalin persahabatan dan persaudaraan. Sekaligus membantu kelancaran tugas pemerintahan, yaitu bagaimana membangun Indonesia pada umumnya dan empat kabupaten di Madura khususnya dapat berjalan baik tanpa halangan,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi PKDI Jawa Timur yang menunjuk Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan sebagai tuan rumah penyisihan Grup C. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pamekasan membebaskan biaya sewa stadion.

“Saya sampaikan terima kasih kepada panitia. Stadion ini kita rawat bersama. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara kontinu,” tegas KH. Kholilurrahman.