Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 76, Ini Pesan Bupati Pamekasan

oleh -194 views
Bupati Baddrut Taman saat memimpin upacara Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 76 di lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (17/8/2021).

PAMEKASAN, Selasa (17/08/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melaksanakan upacara bendera secara terbatas dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 76 di lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (17/8/2021).

Upacara pengibaran bendera merah putih tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan komandan upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. Julia Triwahjoko, komandan upacara cadangan, AKP Tomy Prambana, perwira upacara, Kapten Cba. Benny Purwanto, perwira upacara cadangan, AKP Tedy Trigani dan pembaca teks Proklamasi yakni Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman, dan pembaca doa dipimpin oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Afandi.

Upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 76 kali ini dilakukan secara terbatas, namun tidak mengurangi rasa hikhmat, meski dalam masa pandemi Covid-19 namun tetap menerapan prokes secara ketat.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, kemerdekaan Indonesia bukan hasil pemberian, melainkan menaruhkan nyawa para pejuang untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah.

Meski Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, bukan persoalan besar apabila dibandingkan dengan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan negara republik Indonesia. Namun bisa menjadi ajang untuk menguji kesabaran, nasionalisme, kesetiakawanan, serta kebersamaan antar satu bangsa.

“Kepedulian kita terhadap teman, kawan, tetangga dan saudara yang lain sedang diuji oleh pandemi ini. Kemerdekaan ini bukan pemberian dan hadiah, tetapi para pahlawan itu merebut kemerdekaan ini dari kolonialisme. Sehingga, apabila pandemi ini menyurutkan nasionalisme kita, refleksi yang harus kita lakukan seberat mana mengisi kesetiakawanan dengan para pahlawan yang merebut kemerdekaan,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam isi pidatonya.

Baddrut Tamam menambahkan, mengisi kemerdekaan dengan kekompakan, kebersamaan dan kesetiakawanan penting untuk dikuatkan kembali sebagai negara yang aman dan damai.

“Informasi Hoax atau bohong bisa membuat keretakan bagi kita sesama saudara, membuat kita ragu dan curiga kepada orang lain. Makanya pada HUT ke-76 RI negara kita ini, ayo kita memproduksi berita yang merajut kebersamaan, tidak mengoyak persaudaraan, nasionalisme dan kebhinekaan antara kita,” harapnya.

Bupati juga menjelaskan, berita hoax akan membahayakan generasi masa depan Indonesia. Karena tidak menutup kemungkinan generasi yang biasa mengonsumsi hoax akan menjadi generasi antagonis.

“Saya bersyukur pada HUT ke-76 RI tahun ini, soliditas, kebersamaan, harmoni dan komitmen untuk saling peduli dan mencintai sebagai satu bangsa semakin kuat di antara kita,” tuturnya.

Bupati yang akrab di sapa mas Tamam itu menambahkan, salah satu cara untuk menghindari keretakan antar sesama satu bangsa adalah menghindari hoax yang belakangan ini marak terjadi. (Adv).

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *