Pilkada Belum Jelas, Cabup Jadi Perbincangan Hangat di Aceh Timur

oleh -349 views
Ilustrasi

ACEH TIMUR, Senin (01/06/2020) suaraindonesia-news.com – Ditengah situasi pendemi covid-19, tak menyurutkan pembahasan tentang politik terkait pemilihan Kepala Daerah Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Aceh Timur, saat ini sudah menjadi pembicaraan hangat diberbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Aceh Timur di Cafe-cafe, warung kopi, baik kalangan partai politik, tokoh masyarakat dan juga di media sosial (Medsos).

Ada beberapa figur yang muncul yang dijagokan masuk dalam bursa calon Bupati Aceh Timur kedepan, terutama kawasan Peureulak raya Zulfadli Ketua Partai Aceh, Muhammad Yunus Banta Anggota DPRA dari Partai Demokrat, Iskandar Al-Farlaky Anggota DPRA Fraksi PA, Muhammad alias Amad Lembeng anggota DPRK Aceh Timur dari PA, sedangkan kawasan Idi Rayeuk muncul sosok pengusaha H. Sulaiman (Tole), Ridwan Abubakar (Nek Tu) Anggota DPRA dari PDA, H. Azhari (Maop) Pengusaha sukses, sementara wilayah barat Aceh Timur seperti Simpang Ulim, Madat dan Pante Bidari menjagokan tokoh muda Zainal Abidin Pengusaha dan juga ketua Partai Gerindra. Sebelum nya juga sempat beredar nama Marzuki Anggota DPRK Aceh Timur, Muslim Usman Mantan Anggota DPRA periode 2009-2014.

Sementara dalam laman akun Facebook Capub Aceh Timur mengerucut pada empat nama calon yang dijagokan berdasar hasil suvei mereka (bukan survei resmi) yaitu Ridwan Abubakar (Nek Tu), Zainal Abidin, Muhammad (Amad Lembeng) dan terakhir Iskandar Al-Farlaky.

Ada beragam komentar netizen menanggapi dinamika jelang pesta demokrasi pada Pilkada serentak tahun 2020, jika terlaksana sesuai yang direncanakan.

Ami Amel Azka salah satu akun mengatakan “bersainglah dengan bijak tanpa menyalahkan satu sama lain, tapi jika tak peduli dengan saya tak diberikan apapun akan saya golput,” komentarnya.

sedangkan netizen lain nya ada yang memberikan komentar bermacam – macam, ada juga mendukung jagoan nya masing-masing.

Sebagaimana direncanakan, Pilkada serentak akan dilaksanakan pada Desember tahun 2020, hal ini berdasarkan kesepakatan Mendagri, KPU-RI, DPR-RI dalam rapat yang digelar secara virtual (teleconfren). Rabu (37/05) lalu.

Dikutip dari AJNN (red.) Komisioner KPU-RI, Ilham Saputra mengatakan KPU memberikan syarat jika Pilkada diselenggarakan pada masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), maka anggaran untuk pelaksanaan tahapan pilkada harus ditambah.

Dalam waktu dekat, kata Ilham, KPU akan mengajukan draft rencana anggaran yang akan diperlukan untuk pelaksanaan tahapan pilkada serentak, kepada DPR dan Pemerintah untuk kemudian dibahas dalam rapat anggaran.

“Jika syarat tadi (penambahan anggaran, red) dieksekusi maka Pilkada Desember akan dapat dilaksanakan,” kata Ilham.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *