PGRI Jember Adakan Sosialisasi UU Tipikor

oleh -31 Dilihat

Jember, Suara Indonesia-news.com – Dalam rangka peningkatan tata kelola sekolah berkaitan dengan banyaknya kasus-kasus yang dialami pihak sekolah baik pengelola sekolah maupun guru-guru belakangan ini, dan sampai pada proses hukumnya, maka organisasi PGRI Jember mengadakan Sosialisasi UU Nomer 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi/Tipikor yang diperuntukkan bagi para pengelola sekolah yakni para Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah dari anggota PGRI yang dimulai pada hari Kamis, (30/01) yang terbagi dalam Kelompok Kecamatan dari Cabang-Cabang PGRI se Kabupaten Jember, yang dilaksanakan di Hotel Bintang Mulia dikawasan GOR Kaliwates – Jember.

Disamping materi tentang UU Tipikor ini juga disampaikan UU Tentang Perlindungan Anak. Dari berbagai kasus atau permasalahan hukum yang dialami beberapa guru yang notabene adalah anggota PGRI, maka Sosialisasi tentang UU Tipikor ini perlu pemahaman yang lebih mendalam sehingga pada implementasinya tidak akan menjadi ganjalan dalam setiap pelaksanaan tugas para guru-guru karena sudah memahami aturan dan mekanisme yang sudah jelas.

Dalam pemaparan materi UU Tipikor yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember, Moh.Hambaliyanto,SH dengan mengambil tema ” Kenali Hukum Jauhkan Hukuman “, pemateri menjelaskan secara rinci masalah Korupsi dari berbagai sisi pandang dikaitkan dengan tindak pidana korupsi dengan akibat hukumnya serta pemahaman berbagai pola atau modus operandi tindak pidana korupsi berdasarkan realita dan fakta di lapangan.

Dalam pendalaman dan pemahaman UU Tipikor juga diberikan penjelasan bahwa Pegawai Negeri Sipil dalam hal ini Guru bisa juga masuk menjadi Pelaku Tipikor bila melakukan perbuatan Korupsi tersebut, karena dalam Undang-Undang Tipikor ini mengandung arti bahwa berlaku bagi semua orang perorang termasuk korporasi, dan tidak memandang apakah yang bersangkutan mempunyai kedudukan atau jabatan dan itu sejalan dengan penerapan UU Nomer 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, urainya. (brm/ich)

Tinggalkan Balasan