PGRI Depok Selenggarakan Halal Bihalal

Depok, suaraindonesia-news.com –  PGRI kota Depok adakan halal bihalal dengan tema “Melalui Halal Bihalal, Kita Wujudkan Tali Silaturahmi Untuk Meningkatkan Guru yang Bermartabat dan Kuat Menuju Pendidikan yang Bermutu” di GOR Kartika Kostrad Cilodong Depok, Jabar, Rabu (21/8).

Menurut ketua panitia halal bihalal,  Djunaedi Chandra, hampir 6000 anggota PGRI di Kota Depok, dan yang sudah terdaftar di PGRI sekitar 4000 orang. Untuk itu, dalam kesempatan ini, Saya mengundang untuk menjadi anggota PGRI.  “Guru adalah tonggak semua pejabat, tidak ada pejabat tanpa guru. Maka setelah kembali fitrah, mari kita kembali pada kinerja yang lebih baik lagi dari sebelumnya” ungkapnya

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Depok, Eman Hidayat, menerangkan, bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi keluarga besar seluruh Dinas Pendidikan dan PGRI Kota Depok. Maka bersyukur karena kita masih bisa memberi pengabdian dan bersyukur karena tahun ini siswa miskin ditanggung seluruhnya oleh pemerintah. Kami turut mengentaskan siswa yang putus sekolah di Kota Depok.  

“Dengan terjun langsung ke RT/RW untuk mencari data anak yang putus sekolah. Dinas Pendidikan juga memiliki gerakan peduli siswa yang melibatkan siswa untuk mendata teman-teman dilingkungannya yang tidak bersekolah,” terangnya.  

Dia menambahakan, bahkan nantinya data tersebut disampaikan kepada Disdik sehingga anak tersebut bisa kembali bersekolah. Guru adalah pembentuk jiwa dan pembangun masyarakat. “Mari kita siapkan anak-anak yang unggul, yang berdaya saing tinggi, dan berahlak mulia,” ajak Eman.  

Sementara ditempat yang sama, Herry Pansila, selaku Kepala Dinas Pendidikan di Kota Depok, menjelaskan, bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk mewujudkan guru yang bermartabat dan kuat dengan output menghasilkan manusia yang berkualitas dan sukses menghadapi masa depan yang tidak menentu.

“Tugas berat kita saat ini adalah mensukseskan kurikulum 2013, yang saat ini baru 30% akan dijalankan sekolah-sekolah dengan kurikulum yang baru,” jelasnya.  

Herry menambahkan, selain itu, kurikulum ibarat sebuah jalan atau rute yang dapat menghantarkan kepada sebuah tujuan. Kegiatan ini juga untuk konsolidasi mempererat persaudaraan antar guru antar sekolah untuk mewujudkan kurikulum 2013, sehingga nantinya anak-anak bisa survive, memiliki sikap, dan keahlian” tuturnya.  

Sedangkan Ketua PGRI Prov Jabar, Edi Parmadi, menghaturkan terima kasih kepada Pemkot Depok yang telah perhatian terhadap pendidikan khususnya di Kota Depok. “Dengan acara ini, mari kita tingkatkan kinerja untuk mutu pendidikan yang lebih baik, ujar Edi.  

Hal senada diutarakan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il, ia berharap semoga acara ini dapat mewujudkan guru yang bermartabat dan kuat. Arah dari tema tersebut adalah pendidikan yang bermutu.  

“Untuk itu kata-kata tersebut harus benar-benar dipahami dan dievaluasi, sehingga silaturahmi ini melahirkan guru yang kuat dan menghasilkan pendidikan yang bermutu,” ujarnya  

Nur Mahmudi menambahkan, rona terwujudnya tema tersebut sudah bisa terlihat dari kehadiran PGRI yang mencapai 5000 orang lebih. Bahkan murid dijadikan sebagai potensi bangsa melalui peranan para guru, sehingga dapat dilahirkan kualitas pendidikan yang bermutu.  

“Terima kasih kepada PGRI yang telah berinisiatif turut melaksanakan proses pendataan secara langsung, dan terima kasih kepada Kadisdik yang telah berkolaborasi dengan seluruh tenaga pendidik sehingga anak yang kurang mampu bisa bersekolah dan mendapat perlakuan secara adil,” ucap orang nomor satu di Kota Depok itu.

Reporter : YEN


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here