Pertanyakan CSR Perusahaan PT OMEC, Warga Pulau Giliraja Gelar Aksi

oleh -22 views
Aliansi Masyarakat Giliraja (AMG) Saat Menggelar Aksi Demonastrasi di Depan Kantor DPRD Sumenep. Senin (9/9/2019).

SUMENEP, Senin (9/9/2019) suaraindonesia-news.com – Sekolompok pemuda Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Giliraja (AMG) menggelar demo didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (9/9).

Tujuan kedatangan AMG untuk mempertanyakan realisasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ophir Medco Energy Company yang dituding tidak tepat sasaran dan tidak jelas fungsinya.

Ach. Sidqi Sadik korlap aksi dalam orasinya menyampaikan, CSR salah satu perusahaan migas yang mengambil kekayaan perairan Pulau Giligenting yang dianggap tidak memberikan manfaat untuk kehidupan masyarakat setempat.

“Keberadaan perusahaan migas lewat tanggungjawab sosialnya selama ini tidak tepat sasaran, bahkan realisasinya terindikasi hanya dimanfaatkan oknum oknum tertentu yang sengaja memainkan keberadaan dana CSR,” terangnya.

Menurutnya, tanggungjawab sosial merupakan program perusahaan, terindikasi tumpang tindih. Melihat realisasi programnya cenderung lebih menjadi program APBDes dan APBD.

“Selama ini, program CSR mengalami disfungsi dan disorientasi, CSR cenderung menjelma dengan program APBDes dan APBD, sehingga terkesan tidak jelas mana CSR mana program pemerintah,” tutur Sadik.

Dalam aksi ini AMG menyampaikan tujuh tuntutan diantaranya, menuntut perusahaan memberikan subsidi listrik bagi masyarakat Giliraja dan menyediakan fasilitas kesehatan berupa ambulan laut maupun darat.

Selain itu, mereka meminta CSR untuk dapat difungsikan terhadap perkembangan pendidikan, program pemberdayaan ekonomi dan memberikan bantuan seperti usaha untuk membantu meningkat ekonomi warga setempat.

Dalam penyampaiannya, mereka memiliki rencana akan menggelar aksi dengan membawa massa yang banyak lagi dari empat Desa di Pulau Giliraja, pada Sabtu mendatang (14/9/2019) dalam aksi berikutnya akan menyampaikan tuntutan yang sama.

Orator aksi, Suyitno menyampaikan bahwa demo hari ini, menjadi agenda perdana, “kami akan demo besar besaran pada Sabtu mendatang, langsung ke titik eksploitasi, jika mereka tidak mampu merealisasikan itu, kita akan desak PT. Ophir Medco Energy Company untuk angkat kaki dari perairan Gili Genting,” teriaknya dengan nada lantang.

Dengan demikian aksi tidak berlangsung lama, karena usai menyampaikan tuntutan, mereka langsung meninggalkan gedung DPRD yang berlokasi di jalan Trunojoyo.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *