Pertanian Tomat Organik Dinas Pertanian

oleh -51 views

Suara Indonesia-News.Com, Kota Batu – Lahan untuk melaksanakan kegiatan tanaman organik ini menghabiskan bibit kurang lebih 5000 pohon, semua kita kelola dengan sistem organik, ” papar petani asal sabrang bendo  Sugoto Parirak, di kebun  buah tomat yang dikelolahnya, Jumat (24/04/2015).

Jenis buah tomat yang kita tanam adalah jenis Betavila, perkiraan buah yang diperoleh per satu pohonnya antara 5-6 kg, itu berkisar 7-10 kali panen, ungkapnya.

Untuk memperoleh hasil maksimal, kata dia, kami merawat  ekstra keras, hati hati serta teliti. Jenis pestisida yang kita gunakan murni organik, yaitu menggunakan ekstrak rumput serta tumbuhan sekitar tanaman.

Ekstrak yang kita gunakan, kata dia, mengandung anti biotik untuk tanaman, ekstrak yang dijadikan pestisida organik tersebut dari daun sekitar kebun, yaitu daun nimba, mindi, dan morris.

Selain pestisida diatas, kata Goto panggilan akrabnya mengatakan, ” kita juga menggunakan  Fungisida yang terbuat dari ekstrak gadung, lidah buaya, yang berfungsi sebagai pengusir hama, jamur, bercak hitam dengan cara disemprot atau disiramkan.

Semua, kata Goto, cara kerjanya sama, yaitu mematahkan perkembangan mata rantai hama yang ada disekitar tanaman dan tidak membunuh.

Sebelum tanam, Goto menambahkan, tanahnya kita permentasi dengan memakai pupuk kandang selama 15 hari, dengan demikian maka fermentasi tersebut berfungsi meningkatkan nutrisi tanah untuk tanaman,  ” pungkasnya. (Kurniawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *