Reporter: :Nazli.Md.
Blang pidie, SuaraIndonesia-News.Com – Hujan deras yang mengguyur sebagian Kecamatan dalam Kabupaten Abdya, mengakibatkan banjir bandang di beberapa area persawahan petani. Salah satunya terjadi di Desa Mon mameh. Kecamatan Setia, Sabtu sore (6/2/2016) hingga malam.
Dampak dari hujan deras tersebut membuat petani di beberapa desa terancam gagal tanam padi. Pasalnya, lahan pertanian mereka terendam air mencapai ketinggian 40cm sehingga para petani hanya bisa menunggu surut.
Ditemui wartawan media ini, seorang petani, tgk. adnan (53), mengatakan hujan deras yang mengguyur mulai siang sabtu hingga malam tersebut menyebabkan banjir di sawah. Akibatnya petani gagal menanam padi.
“Biasanya dua sampai tiga hari baru bisa surut, namun apabila terjadi hujan lagi ya banjir lagi, semoga tidak hujan dulu dan air cepat segera surut agar kami bisa segera menanam padi, dan kami meminta kepada pemerintah melalui intansi terkait supaya saluran Drainase dan tempat pembagian air yang tergenang saat hujan segera di perbaiki,”katanya.
Petani lain juga mengatakan hal yang sama, Ruminah (55), menjelaskan bahwa petani gagal menanam padi karena hujan deras yang mengguyur semalam. Padahal sudah waktunya petani menanam padi karena ini adalah bulan utama musim menanam padi.
Selain itu mengakibatkan banjir di lahan persawahan petani , hujan deras semalam juga mengakibatkan jalan-jalan nasional yang dilintasi Masyarakat tergenang air, sehingga mengakibatkan akses transportasi terganggu.












