Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Pemerintah Kota Bogor,melalui Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) resmi menutup perlintasan rel kereta api di Jalan MA Salmun, Bogor Tengah. sehingga setiap kendaraan roda empat yang biasa melintas di kawasan tersebut dialihkan lewat jalan Mayor Oking.
“Sudah mulai ditutup sejak Minggu (19/7) pukul 23.00 WIB, hanya saja dengan hasil musyawarah dengan masyarakat khususnya warga Gang Ardio, roda dua dan pejalan kaki masih bisa melewati perlintasan kereta api jalan MA.Salmun,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Bogor, Saat bersih-bersih pasar dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) TNI (315) Polresta dan instansi lainnya Senin (26/7).
Bima mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan camat, lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat untuk menyosialisasikan penutupan perlintasan rel kereta api tersebut, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru, dan hasilnya masyarakat sekitar menyetujui jika pejalan kaki dan roda dua tetap bisa lewat diperlintasan tersebut, tuturnya.
Ditambahkan Bima Arya, berkaitan jalan lengkung yang ada di gang ardio, kedepan pemkot sudah berencana membangun fly over atau underpass dan anggarannya sendiri sudah diajukan kepusat.
“Ini sudah mendesak, insya Allah setahun atau dua tahun ini sudah terbangun fly overnya sehingga roda empat,roda dua dan pejalan kaki bisa melewati fly over,”tuturnya.
Seperti kita ketahui sebelumnya, wacana penutupan perlintasan kereta api di Jalan MA Salmun sudah muncul dalam rapat koordinasi mengantisipasi lonjakan penumpang di Stasiun Besar Bogor pada libur Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 yang dilakukan, Rabu (15/7).
Selain itu, situasi di perlintasan rel kereta api Jalan MA Salmun kerap dilanda kemacetan, selain karena aktivitas jual beli para pedagang di pasar, juga padatnya arus lalu lintas kendaraan ditambah parkir yang mempersempit ruas jalan. (Iran/Hans).












