exodus
BeritaNewsPemerintahan

Perkuat Kolaborasi, Pemkab Boyolali Studi Tiru Pengelolaan Sumber Daya Alam ke Blora

×

Perkuat Kolaborasi, Pemkab Boyolali Studi Tiru Pengelolaan Sumber Daya Alam ke Blora

Sebarkan artikel ini
IMG 20260708 202024
FOTO: Bupati Blora, H. Arief Rohman, saat memberikan kenang kenangan kepada Bupati Boyolali, Agus Irawan, setelah selesainya acara pemaparan tentang tata kelola SDA, di ruang rapat Kantor Sekda Blora.

BLORA, Rabu (8/7) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Boyolali di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA), khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (migas) serta mineral.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Boyolali dipimpin langsung oleh Bupati Boyolali bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Aneka Karya, serta pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali. Kedatangan rombongan disambut Bupati Blora bersama Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, didampingi jajaran kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, menyampaikan apresiasi atas kunjungan balasan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Menurutnya, kolaborasi antardaerah di Jawa Tengah memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami menerima kunjungan resmi ini. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi maju bersama. Sebelumnya, kami juga sempat belajar ke Boyolali mengenai tata kelola air bersih, dan hari ini kami berharap dapat saling berbagi pengalaman untuk kemajuan masing-masing daerah,” ujar Sri Setyorini.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola potensi sumber daya alam. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Ahmad Gojali, S.Sos., M.T., menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boyolali ingin mempelajari praktik pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat yang selama ini diterapkan di Kabupaten Blora.

“Pihak Boyolali ingin mempelajari bagaimana pola pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat yang selama ini diterapkan di Blora agar dapat diadaptasi untuk meningkatkan ekonomi daerah,” kata Ahmad Gojali.

Pada kesempatan tersebut, Direktur BPE Blora, Giri Nur Baskoro, menjadi narasumber dengan memaparkan potensi sektor migas di Kabupaten Blora. Ia menjelaskan mekanisme pengelolaan sumur tua, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya, hingga peran strategis BUMD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor energi.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Blora dan Pemerintah Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah. Pertukaran informasi, pengalaman, dan inovasi yang dilakukan diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora maupun Kabupaten Boyolali.

Tinggalkan Balasan