RegionalSosial Budaya

Peringati Maulid Nabi 1444 H, Bupati Pamekasan Harap Masyarakat Meneladani Nabi Muhammad SAW

Avatar of admin
×

Peringati Maulid Nabi 1444 H, Bupati Pamekasan Harap Masyarakat Meneladani Nabi Muhammad SAW

Sebarkan artikel ini
IMG 20221009 155731
Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat sambutan diacara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Sabtu (08/10/2022) malam.

PAMEKASAN, Minggu (09/10/2022) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka memperingati hari lahir baginda Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022 di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Sabtu (08/10/2022) malam, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, berpesan untuk selalu bersyukur dan religius.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati, Setdakab, Forkopimda, seluruh jajaran OPD Kabupaten Pamekasan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam sambutannya mengatakan, sebagai umat Islam patut meneladani akhlak Nabi Muhammad dan selalu bersholawat kepadanya serta mengingat perjuangannya.

Diketahui, pelaksanaan Maulid Nabi pada tahun ini, Pemkab Pamekasan mengusung tema ‘Meneladani Akhlak Nabi Muhammad untuk membangun karakter Pamuda yang religius’.

“Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Dalam mencintai Nabi yakni dengan kita tunaikan apa yang telah di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ungkap Baddrut Tamam, Sabtu (08/10) malam.

Menurut Bupati, bersholawat merupakan dari upaya cinta sesama umatnya dan saling menghormati serta saling lindungi antar yang lainnya.

“Saya berharap kita semua dapat menciptakan generasi yang memiliki ettitut tinggi, dengan itu kita akan menjadi warga dan generasi muda yang dapat memberikan manfaat untuk Bangsa dan Negara,” tambahnya.

Baddrut Tamam mengajak kepada seluruh masyarakat supaya betul-betul memiliki sifat berfikir religius, positif dalam menganalisa informasi yang saat ini marak di tengah-tengah lingkungan masyarakat Pamekasan.

“Bahagiakan orang lain, artinya kalau ingin menjadi generasi emas masa depan hormati orang tua, guru kita. Maka guru kita akan memberikan kontribusi baik kepada kita dan kita betul-betul menyiapkan kita semua menjadi generasi emas,” ujarnya.

“Jika kita sudah benar-benar mencintai Agama dan Negara, saling mentoleransi serta berdampingan antar sesama. Maka akan tumbuh benih-benih cinta yang damai sentosa,” kata dia lebih lanjut.

Reporter : May
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam