Peringati Hari Jadi Sumenep ke-750, Disparbudpora Gelar Gerak Jalan Tradisional

Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim saat melepas peserta gerak jalan tradisional yang di adakan Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Sabtu Malam (19/10/2019).

SUMENEP, Minggu (20/10/2019) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar kegiatan Gerak Jalan Tradisional 2019, Sabtu malam (19/10) sekira pukul 19.00 Wib, dengan titik start di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep dan finish di LKS Gotong Royong Sumenep.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menumbuhkan semangat untuk meraih prestasi yang terbaik, semangat berkompetisi serta sehat dan bugar.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Mohammad Iksan, menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan olahraga massal rekreasi yang terbagi dalam dua katagori.

“Yaitu katagori beregu putera dan puteri serta katagori perorangan. Untuk katagori beregu putera dan puteri masing- masing tim terdiri dari 11 orang,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini rute yang telah ditetapkan panitia sejauh 10 KM, da setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti dan mentaati setiap ketentuan yang telah ditetapkan panitia demi keamanan dan kenyamaan bersama.

Iksan mengatakan, tujuan diadakannya acara ini dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-750 tahun 2019, serta mensukseskan program “Jatim Seger” (Program Jawa Timur Senang Bergerak) dalam rangka pembudayaan olahraga masyarakat Jawa Timur.

“Dan juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya. Anggaran kegiatan ini dibebankan pada P-APBD Kabupaten sumenep melalui DPA Dinas Parbudpora TA 2019,” tutupnya.

Bupati Sumenep, KH. Abuya Busyro Karim, dalam sambutannya menyampaikan, kebersamaan di masyarakat dan pemerintah harus diupayakan lebih maksimal, sebab menjaga ikatan, kesatuan dan persatuan dalam tali persaudaraan.

“Boleh kita punya SDM dan SDA yang melimpah, tetapi untuk membangun Sumenep itu tidak cukup, justru hasil yang paling utama adalah kekompakan dan kebersamaan satu pandang dalam rangka membangun Kabupaten Garam ini,” ungkapnya.

Bupati meminta agar dalam kegiatan ini jangan hanya dinilai karena berkenaan dengan Hari Jadi Sumenep, tetapi yang paling utama adalah bagaimana menjalin berersamaan dan kekompakan bersama.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here