Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRegionalSosial Budaya

Peringati 10 Muharam, Yayasan Takmir Masjid Al-Ishaq Pamekasan Santuni 50 Anak Yatim

Avatar of admin
×

Peringati 10 Muharam, Yayasan Takmir Masjid Al-Ishaq Pamekasan Santuni 50 Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20250705 223141
Foto: Keluarga besar Alm. H. Musa dan H. Kali Monip saat memberikan Santunan.

PAMEKASAN, Sabtu (5/7) suaraindonesia-news.com – Bertepatan dengan 10 Muharam 1447 Hijriah atau dikenal sebagai Hari Asyura, Yayasan Takmir Masjid Al-Ishaq Desa Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim, Sabtu (5/7/2025).

Sebanyak 50 anak yatim menerima santunan yang rutin diadakan setiap tahun oleh keluarga besar almarhum H. Musa dan H. Kali Monip.

Sunarti, putri H. Kali Monip, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan wujud syukur keluarga besar yang ingin berbagi dengan anak-anak yang membutuhkan perhatian.

“Seperti kita ketahui, bulan Muharam menandai awal Tahun Baru Islam, yang merupakan momentum tepat untuk kita merenungkan kembali nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Muharam memiliki makna yang mendalam, mengajarkan kita untuk meningkatkan amal ibadah dan berbagi, terutama kepada anak yatim,” tutur Sunarti.

Ia berharap kegiatan santunan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa menyantuni kembali 50 anak yatim di desa kami. Semoga kami sekeluarga diberikan nikmat sehat dan rezeki yang melimpah, sehingga di tahun depan bisa kembali berbagi,” ungkap Sunarti yang akrab disapa Bak Narti.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan kebenaran, keadilan, dan kepedulian sosial.

“Dalam sejarah Islam, bulan Muharam adalah bulan yang penuh keprihatinan. Oleh karena itu, kita isi dengan berbagi bersama anak-anak yatim piatu. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” pungkasnya.