Perhutani KPH Malang Di Laporkan Ke Ombudsman

oleh -32 views
Penangkaran kuda di kawasan perhutani KPH Malang di wilayah oro oro ombo Kota Batu

SuaraIndonesia-News.Com, Kota Batu – Perseroan Terbatas ( PT Perhutani ) Kawasan Penguasaan Hutan ( KPH)  Malang kami laporkan ke  ombudsman karena tidak merespon atau memberikan jawaban surat yang kami berikan terkait penggunaan lahan perhutani untuk area pacuan kuda. ” ungkap direktur GGAA Good Governance Activactor  Alliance, Sudarno, di kantornya, Jum’at (06/03/2015).

Menurutnya, surat kami itu didasari oleh laporan Masyarakat tentang kekawatiran warga  oro oro ombo. Kekhawatiran itu, kata Sudarno, terkait tidak adanya sosialisasi secara umum kepada Masyarakat

Saat ini, kata dia, Masyarakat sekitar juga  khawatir dampak jangka panjang akibat penggunaan lahan yang persis di atas pemukiman, selain longsor, warga resah karena dikhawatirkan akan mengurangi debit air, karena, pohon yang ditebang di lokasi penangkaran akan mengurangi penyerapan air yang seharusnya  masuk ke tanah, ” tandasnya

Masih menurut Sudarno, laporan ke ombudsman itu dilayangkan senin tgl 2 maret 2015, dari proses itu akan ada jawaban setelah dua minggu hari kerja, mekanismenya, KPH Malang akan mendapatkan surat dari ombudsman yang bersifat klarifikasi perihal pertanyaan dari Masyarakat

Harapannya,  agar perhutani memberikan penjelasan kemasyarakatan tentang kerjasamanya dengan pihak ke tiga. Sehingga berdampak baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan kepada  Masyarakat sekitar.  (Kurniawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *