Perekonomian Masyarakat Lemah, Pedagang Ayam Potong Di Abdya Terancam Gulung Tikar

oleh -14 views

Blangpidie, Abdya, Suara Indonesia-News.com – Kondisi sejumlah pedagang ayam potong di pusat pasar Kota Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sangat memprihatinkan dan terancam gulung tikar. Pasal, sejak dua bulan terakhir dagangannya sepi pengunjung.

Sukri, 45 tahun, salah seorang pedagang ayam potong yang berjualan di pasar tradisional kota Blangpidie, kepada awak media mengakui, jika sebelumnya dirinya bisa menjual 500 – 700 ekor perminggu, namun sekarang akibat kurangnya ekonomi masyarakat, dagangannya turun drastis.

“Sekarang kita bisa menjual ludes sekitar 400-san ekor agam, itupun yang beli orang-orang tertentu misalnya ada orang pesta dan kenduri,”akunya.

Menurut Sukri, kondisi para pedagang khususnya pegadang ayam potong di Kota Blangpidie diperparah dengan tidak adanya perhatian yang serius dari Pemkab setempat.

”Jangankan untuk memberi bantuan, menstabilkan harga pun tidak pernah dilakukan,”imbuhnya.

Untuk itu, Sukri bersama pedagang ayam potong lainnya meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi mereka. Sebab, menurutnya, dirinya juga merasa sebagai warga Abdya yang juga butuh perhatian untuk lebih mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Peindustian, Perdagang dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Abdya, Sulaiman MM terkait keluahan sejumlah pedagang ayam potong tersebut, mengakui, pihaknya sangat responsif setiap ada persoalan yang dikeluhkan kepada Perindagkop.

“Jika ada masyarakat yang mengeluh ya sampaikan kepada kita, supaya kita mengetahuinya, kan banyak sekali pedagang di Abdya ini,”sebutnya.

 Namun demikian, pihaknya akan segera melakukan croscek kelapangan terkait dengan pemberian bantuan.

”Kita akan cek kelapangan, kalau memang dia ada mengajukan permohonan dan layak untuk diberikan bantuan akan kita bantu, bila ada plot anggarannya untuk itu,”tegasnya singkat.(N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *