Penjualan Ikan Meningkat Sejak Jember Ditetapkan PPKM Level 1

oleh -443 views
Seorang pekerja sedang menimbang ikan hasil tangkapan nelayan. (Foto: Yupi Indra Irawan untuk Suara Indonesia News)

JEMBER, Sabtu (18/09/2021) suaraindonesia-news.com – Ditetapkannya PPKM level 1 bagi Kabupaten Jember memberi dampak positif bagi perekonomian warga.

Seorang pengepul ikan di Puger, Yupi Indra Irawan mengaku permintaan ikan meningkat semenjak Jember masuk PPKM level 1.

“Alhamdulillah semenjak PPKM level 1 ini permintaan melonjak, kenaikan sekitar 30 persen, dari yang sebelumnya omset kotor sehari itu untuk dapat Rp. 500.000 perhari itu sangat susah, saat ini ketika PPKM level 1 saya bisa untung bersih perhari bisa Rp. 500.000,” kata Yupi kepada suaraindonesia-news.com, Sabtu malam (18/09).

Dia menceritakan sebelumnya, kendala yang dihadapi adalah masyarakat pesisir yang belum terbiasa dengan peraturan penanganan Covid-19, mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat pesisir juga mau tidak mau harus mematuhi peraturan yang ada, dan disiplin.

“Dari situlah warga pesisir akhirnya mulai membiasakan pakai masker, menjaga jarak tidak berkerumun, supaya tidak dibubarkan petugas namun memang kemarinnya (sebelum PPKM level 1), saya merasa daya beli konsumen kurang kuat mungkin akibat lesunya perekonomian, namun sekarang sudah banyak kabupaten di Jawa Timur yang level 1 termasuk Jember, saya rasakan sekarang daya beli konsumen meningkat, Alhamdulillah,” ungkap dia sambil tersenyum.

Yupi Indra Irawan sehari-harinya menyuplai kebutuhan ikan di tiga pasar yaitu pasar rambipuji, pasar kencong dan pasar semboro. Dalam sehari dia dapat menjual 300 bendel, dimana per satu bendel berisi 12 rantang ikan. Dalam produksi, dia dibantu 4 pekerja tetap dan 2 pekerja panggilan. Rumah produksinya terletak di Ps. Manyuk Dusun Krajan, Desa Mojomulyo Kecamatan Puger (utara Masjid Darussalam).

Untuk diketahui, Kabupaten Jember resmi ditetapkan sebagai daerah PPKM level 1 oleh Kementerian Kesehatan sejak 13 September 2021.

Meski demikian, Bupati Jember Hendy Siswanto meminta warganya untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Dia menegaskan tidak akan mengendurkan berbagai penanganan serta pemberantasan Covid-19.

“Baik masuk level berapa pun, sama-sama tetap ketat,” tegas Hendy Siswanto.

Dia juga menyampaikan terimakasih atas kekompakan masyarakat Jember dalam penanganan Covid-19.

“Ada relawan Covid-19, saling mengingatkan untuk patuh terhadap protokol kesehatan, ada juga warga bantu warga dengan bagi-bagi bantuan, mendirikan dapur umum untuk warga isoman, itu keren,” pungkasnya.

 

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *