Pengungsi Angin Kencang Sumberbrantas Butuh Pasokan Logistik

Pengungsi yang menempati Pusdaplop BPBD Kota Batu boyongan (pindah) ke Balai Desa Sumbergondo Bumiaji.

KOTA BATU, Senin (21/10/2019) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 1.182 pengungsi angin kencang Sumberbrantas yang tersebar disejumlah titik di wilayah kota Batu saat ini membutuhkan pasokan logistik yang banyak, seperti selimut, pembalut, Matra, Famili Kit Iud ware, kebutuhan balita dan Pampers.

“Selain itu kebutuhan yang mendesak adalah seperti Obat-obatan (obat mata) minyak kayu putih, Tisue basah, Tisue Kering, Sun bubur bayi, Susu Bayi, Susu kental, Handuk, pakaian dalam perempuan, laki-laki, dan anak-anak, masker, bahan sembako dan Pakaian bayi,” kata Kasi kedaruratan dan Logistik BPBD kota Batu Achmad Choirur Rochim, Senin (21/10/2019) malam.

Menurutnya, kebutuhan logistic yang banyak itu didasarkan jika agin kencang yang menerjang kota Batu itu akan berakhir kalau sudah terjadi hujan turun, Sementara BPBD kota Batu belum bisa memastikan kapan akan berakhirnya angin kencang disertai hujan debu itu.

“Kami belum bisa memastikan angin kencang disertai debu itu akan berakhir. Dan belum bisa kapan para pengungsi itu akan kembali ke rumah masing-masing. Oleh karena itu kebutuhan logistic sngat diperlukan,” tuturnya.

Berdasarkan data BPBD yang telah didata ulang jumlah pengungsi totalnya adalah 1.182 yang tersebar dibeberapa titik yakni , Posko Pengungsi SDN 01 Punten sejumlah : 149 Pengungsi, Posko Pengungsi Balai Punten sejumlah : 356 Pengungsi, Posko Pengungsi Balai Desa Sidomulyo sejumlah : 126 pengungsi.

Sedang kata Achmad Choirur Rochim, Posko Pengungsi Posko BPBD Kota Batu sejumlah : 388 Pengungsi, Posko Pengungsi Desa Sidomulyo sejumlah : 33 pengungsi, Posko Pengungsi Tulungrejo sejumlah : 27 pengungsi dan posko Pengungsi Rumah Dinas Walikota Batu sejumlah : 103 Pengungsi.

Karena anginya berbahaya, lanjut dia BPBD dan tim evakuasi pengungsi serta instansi terkait berusaha mengevakuasi seluruh warga yang berada di Desa Sumberbrantas. Hal ini Untuk pertimbangan keamanan dan keselamatan.

“Untuk sementara jalur lalu lintas Kota Batu menuju Kab. Mojokerto melewati Sumberbrantas ditutup total. TNI, Polri, dan Satpol PP kota Batu mengamankan lokasi terdampak yang ditinggalkan warga,” Jelasnya.

Sementara itu Senin (21/10/2019) Sore, Gubernur Jawa Timur Khofah Indar Parawansa, Walikota Batu Dewanti Rumpoko beserta jajaran FORKOPIMDA mengunjungi rumah duka yang tertimpa pohon tumbang yang disebabkan Angin Kencang, di Desa Gunungsari RT 02 RW 05 Kec. Bumiaji.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here