Penerimaan Calon PPPK Formasi 2023, Bupati Sumenep Berharap Menjadi Jawaban Kebutuhan ASN di Sumenep

oleh -13 views
Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto saat meninjau langsung pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk mengisi formasi PPPK (12/11/2023).

SUMENEP, Salasa (14/11/2023) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo mengharapkan para calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2023 penerimaan PPPK tahun ini bisa menjadi jawaban atas kebutuhan aparatur negara di lingkungan Pemkab Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan Hal tersebut tiada lain dalam rangka meningkatkan kinerja birokrasi sehingga dapat memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

“Karena yang jelas kompetisinya sangat ketat dengan jumlah peserta ribuan, namun kebutuhannya sangat terbatas,” kata Fauzi, pada Selasa (13/11/2023).

Tidak sampai disitu, untuk menghasilkan aparatur profesional dan berkualitas Achmad Fauzi meninjau langsung pada pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk mengisi formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 serta memberikan semangat kepada para calon PPPK formasi tahun 2023 yang mengerjakan soal dengan tenang dan sabar.

Baca Juga: Soal PHP Proyek, Oknum Anggota DPRD Sumenep Inisial “L” Ternyata Pernah Mengembalikan 20 Juta

“Aparatur yang profesional dan berkualitas diharapkan mampu mendorong pembangunan di daerah,” sebut Bupati.

Jumlah peserta seleksi PPPK yang sedang mengikuti Computer Assisted Test (CAT) sebanyak 2.813 untuk memperebutkan 311 formasi PPPK Guru, Tenaga Kesehatan di Tenaga Teknis lainnya di lingkungan Pemkab Sumenep.

Sementara dari pihak Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto mengatakan sebanyak, 2.813 pilihan lokasi tes di Kabupaten Sumenep.

Ribuan dari peserta itu terdiri dari formasi Tenaga Guru 1.628 orang, Teknis Lainnya 562 orang dan Tenaga Kesehatan 623 orang.

“Ratusan kuota PPPK itu sesuai kebutuhan pemerintah daerah, sehingga penempatan tugasnya nanti menyesuaikan dengan usulan setiap perangkat daerah,” kata Arif.

Menurutnya, dari ribuan peserta itu akan bersaing memperebutkan kuota 311 orang, yang terdiri dari Tenaga Guru 183 orang, Teknis Lainnya 64 orang dan Tenaga Kesehatan 64 orang.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan