Pendataan Lamban, Pendistribusian Rasta di Abdya Mandek

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre IV Blang Pidie, Abdya, H. Armia Darsah

Reporter: Nazli Md.

Abdya,- Rabu (15/3/2017) suaraindonesia-news.com – Hampir mencapai tiga bulan masyarakat diKabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) belum menerima bantuan Beras Sejahtra (Rastra) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre IV Blang Pidie, akibat data terbaru tahun 2017 belum dimiliki pihak Pemkab dan Dinas Sosial setempat.

Kepala Dinas Sosial Ir Adianur, melalui Sekretaris Sri Sunarsih Kepada Suaraindonesia-news.com mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melaksanakan pendataan untuk penerima Rastra baru tahun 2017, dikarnakan tidak mengetahui ada informasi perubahan sistem, dan  yang ada  saat ini data penerima Raskin tahun 2016.

“Kami baru dua bulan bertugas  diintasi ini, dan sistem  kerja belum dipahami secara detail,“ sebut singkat Sri Sunarsih.

Sementara itu, Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre IV Blang Pidie, Abdya, H. Armia Darsah, kepada Suaraindonesia-news.com, menjelaskan untuk tahun 2017 hingga saat ini belum menerima data baru bagi keluarga penerima manfaat Beras Kesejahtraan (Kpm-Rastra) dari pemkab. dan pihaknya tetap melakukan koordinasi supaya bisa secepatnya tersalurkan.

“Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa dan berapa jumlah warga penerima rastra di abdya, belum diketahui kapan rastra untuk kuota Januari hingga maret dibagikan ke penerima,” tutur Armia.

Lanjut Armia, keterlambatan penyaluran Rastra diakibatkan lambanya pendataan yang dilakukan oleh pemerintah setempat melalui intansi terkait, hingga terkendalanya penyaluran yang semestinya dilakukan dalam dua bulan sekali.

“Tanpa data, jelas Buloq tidak bisa distribusikankan kpm Rastra, Kami  tetap manunggu data terbaru dari Dinsos, Kalau belum jelas tentu  tentu tidak bisa disalurkan,” tegas Armia.

Dijelaskannya, untuk saat ini  stok beras kian bertambah dari hasil pembelian gabah dari masyarakat abdya, namun daya tampung gudang penyimpanan beras, diprediksikan akan melebihi kapasitas, dan terpaksa menyewakan tempat lain sebagai penyimpanan untuk sementara waktu.

“Kita berharap pemerintah  melalui dinas terkait untuk segera melakukan pendataan penerima Rastra, mengingat dampak nya selain kebutuhan masyarakat juga banyak resiko lainnya,” demikian harap Armia.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here