Pendataan Konvergensi Stunting Tepat Sasaran, Aceh Timur Terus Latih eHDW Terhadap KPM

oleh -259 views
Suasana pelatihan eHDW terhadap KPM di Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.
Suasana pelatihan eHDW terhadap KPM di Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

ACEH TIMUR, Senin (17/10/2020) suaraindonesia-news.com – Berbagai Upaya pencegahan terus dilakukan di Aceh Timur sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam pencegahan dan penurunan angka Stunting, mengingat ancaman genetik terhadap manusia pendek akan terus bertambah bila tidak dilakukan langkah-langkah pencegahan baik secara masive dan parsial.

Apalagi stunting telah menjadi issu nasional dan Pemerintah Pusat menjadikan sebagai program proritas untuk mengantasipasi stunting sejak dini.

Pemerintah Aceh Timur dengan melibatkan berbagai stakeholder terus gencar melakukan berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan agar masyarakat Aceh bebas dari stunting, salah satu langkah awal adalah memberikan pelatihan electronic Human Development Worker (eHDW) terhadap KPM yang akan menjadi ujung tombak untuk pendataan konvergensi stunting di tingkat Desa/Gampong.

Pelatihan eHDW ini telah dilakukan hampir semua Kecamatan di Aceh Timur, seperti pelatihan yang dilaksanakan hari ini Senin 27/10 di Aula Kantor Camat Kecamatsn Peudawa. pelatihan yang di ikuti 16 peserta berasal dari Kader Pembangunan Manusia(KPM) mewakili tiap Desa dalam Kecamatan Peudawa.

Pembukaan Pelatihan Aplikasi Human Development Worker (eHDW) Data Base Konvergensi Stunting Desa, yang dibuka secara resmi oleh Camat Kec. Peudawa turut hadir TAM PSD KPW 1 Aceh, Maulizan, Tenaga Ahli PSD P3MD Aceh Timur, Yusmiadi, SE, Advokasi dan Kemitraan Prokes Dinkes Aceh Timur, Nurasyiah, Kasubbid PEP DPMG Aceh Timur, Danramil serta PD dan PLD.

Maulizan dalam paparan materi nya mengatakan bahwa kegiatan Pelatihan eHDW ini adalah melaksanakan instruksi Surat Edaran Kementerian Desa dan PDTT RI perihal penggunaan alpikasi eHDW dalam pelaksanaan Konvergensi Stunting untuk mengintervensi 5 layanan dasar percepatan dan pencegahan stunting.

“Keterlibatan OPD terkait dalam pelatihan ini sangat membantu pemahaman KPM dalam mengoperasikan aplikasi ini,” kata Maulizan.

Maulizan meminta para pihak di Aceh Timur terus melakukan pembinaan terhadap KPM dan memberikan imunitas terhadap keberadaan serta mengsupport operasional untuk KPM itu sendiri.

“Kepada para Pendamping diharapkan dapat bersinergi dengan semua level Tim Konvergensi Stunting baik ditingkat Kab, Kecamatan maupun Gampong. Kita mengharapkan pelaksanaan Konvergensi ini terlaksanakan secara terstruktur sampai ke Gampong sehingga terpadunya kekuatan dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah dlm hal penurunan angka Stunting,” ujar nya.

Terakhir Maulizan menyampaikan Terimakasih kepada DPMG, Dinkes yang terus membantu TA PSD dalam memberi materi kepad 513 KPM di 24 Kecamatan dalam wilayah Kab Aceh Timur.

Sementara Tenaga Ahli PSD P3MD Yusmuadi menyampaikan, bahwa Pendataan di dalam fitur eHDW tentang pendataan Sasaran 1000 HPK terhadap Ibu Hamil, Anak dari usia 0 – 23 bulan dan Anak dari usia 2 – 6 tahun, serta pelayanan yang tersedia di Gampong terkait 5 Paket Konvergensi Stunting.

“Data yg di input oleh KPM didalam aplikasi eHDW nantinya akan langsung terekam di Sekretariat Wakil Presiden RI,” pungkas Abu Yus, Panggilan akrab Yusmiadi.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *