Pencuri Kotak Amal Mushola di Junrejo Kota Batu Terekam CCTV, Gunakan Motor Vixion dan Helm Teropong

oleh -171 views
Pencuri kotak amal.

KOTA BATU, Sabtu (26/9/2020) suaraindonesia-news.com – Maling kotak amal Mushola dan Masjid di kawasan Junrejo, Kota Batu kembali beraksi. Kali ini pelaku menyasar mushola Nurul Islam Jalan Hasanudin Jeding Junrejo Kota Batu, Jawa Timur.

Dalam rekaman CCTV, pelaku tiba di Mushola, Jumat (24/9/2020) siang pukul 11.55 WIB dengan menggunakan motor Yamaha Vixion dan menggunakan helm teropong beserta tas rangsel yang ditaruh di belakang punggung, sayangnya plat nomor motor tidak terlihat jelas.

Setelah duduk sebentar di teras mushola, pelaku yang memakai jaket biru masuk dengan memandang kotak amal, sesekali pelaku menoleh kearah sekitar mushola. Terasa situasi aman kemudian kotak amal diangkat dibawa ke sudut yang ditutupi pemisah shof.

Vicky warga sekitar yang menyimpan rekaman CCTV itu mengatakan bahwa aksi pelaku itu dengan memanfaatkan situasi dilokasi dalam keadaan sepi.

“Karena situasi saat itu sebagian warga sekitar sedang menjalankan solat Jumat, padahal satu jam sebelum terjadi pencurian, di halaman Mushola itu dilakukan aktifitas Jumat berkah, yang dihadiri masyarakat termasuk polisi, TNI, satgas Covid-19 Desa Junrejo,” kata Vicky.

Rudi Juniarto pengurus Takmir Mushola Nurul Islam saat ditemui, Sabtu (26/9/2020) mengungkapkan, kejadian pencurian itu bukan yang pertama tapi sering kali terjadi, baik siang hari maupun malam hari, tapi yang sekarang dilakukan oleh pencuri pada siang hari.

“Di Mushola ini sudah sering terjadi pencurian kotak amal, ini adalah yang ketiga terjadi pada Jumat, yang waktunya hampir bersamaan, memanfaatkan situasi sepi. Sebelumnya juga sering terjadi,” kata Rudi.

Sementara itu kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus saat dikonfirmasi terkait aksi pencurian yang terjadi di Mushola Nurul Islam, Ia mengaku belum menerima laporan resmi dari pengurus atau Takmir Setempat, namun pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan menggali keterangan saksi termasuk rekaman CCTV.

“Kami belum ada laporan secara resmi dari pengurus Mushola, tapi penyelidikan tetap dilakukan berdasarkan rekaman CCTV yang telah diterimanya, petugas sudah ke TKP untuk meminta keterangan saksi,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *