Pencairan Anggaran Fiktif Dishub Halbar Diduga Bermain Mata

Reporter: Ipul

Halbar Malut, Minggu (22/01/2017) suaraindonesia-news.com – Pencairan Anggaran diduga Fiktif di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Halmahera Barat (Halbar), yang sebelumnya masih bergabung itu, pencairan dilakukan tahun anggaran 2016 kemarin hingga masuk tahun 2017 tidak terialisasi, sampai Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang sudah masuk perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) naik status menjadi Dinas Kominfo pun tak kunjung terlaksana kegiatan.

Salah satu staf Dishub, yang enggan di sebutkan namanya kepada suara indonesia-news melaui pesan WatsApp, belum lama ini, mengatakan, anggaran yang telah mencairkan untuk biaya Net tahun 2016 sebesar Rp 180 juta dalam satu tahun. Namun, biaya tersebut hanya dibayarkan Januari – Agustus, sedangkan September – Desember 2016 dengan nilai sebesar Rp 60 Juta tidak dibarkan/tidak terpakai.

“Anggaran biaya internet, dalam satu tahun dijumlahkan sebesar Rp 180 Juta, tetapi dibayarkan secara bertahap, namun 4 (empat) bulan yakni September – Desember 2016 kemarin tak dibayarkan atau tidak terpakai,” bebernya.

Bukan hanya itu, lanjut dia, lebih parah lagi, anggaran untuk Bimbingan Tehnis (Bimtek) untuk Bidang Kominfo sebesar Rp 85 Juta, yang telah dicairkan melalui BPKAD Halbar dari sejak 16 Maret 2016, tidak ada pelaksanaanya alias tidak terpakai.

“Anggaran Bimtek Bidang Kominfo Sebesar Rp 85 juta tahun 2016 tidak dilaksanakan kegiatannya, jadi Kepala Dishub Agus Purwoko sengaja mendiamkannya,” terangnya.

Selain itu, juga termasuk 2 (dua) unit mesin gantung 40 PK digunakan di perahu body untuk masyarakat Loloda, dinyatakan hilang tahun 2014 kemarin oleh Dinas Perhubungan, itupun diduga telah di jual.

“Dua unit mesin 40 PK mereka bilang sudah hilang, tapi entahlah karena kayaknya tidak ada laporan polisi,” katanya.

Terpisah Kadis Kominfo, Kehumasan, Statestik dan Persandian Halmahera Barat Iksan MT. Ali, saat dikonfirmasi suara indonesia-news, melaui via telepon sabtu (21/01), mengatakan, soal masalah tersebut ia sudah konsultasikan ke Kepala Dinas Perhubungan Agus Purwoko dan sekertarisnya Wandi, mereka berjanji akan menyampaikan hal tersebut, setalah koordinasikan dengan Bendahara Dishub untuk mengecek keberannya.

“Atas masalah tersebut, saya sudah menyampaikan ke pak Kadishub dan ia berjanji nanti hari Senin baru ia menyampaikan untuk mengklarifikasi masalah itu,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here