PEKALONGAN, Jumat (12/4/2019) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akan memberikan dana insentif kepada tenaga pengajar keagamaan pertriwulan. Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menyampaikannya saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Walindo, Jalan Gusdur No.1 Desa Boyoteluk Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kamis (11/4).
Komitmen tersebut salah satu visi dan misi Wagub Jateng, untuk mecerdaskan anak. Agar mereka tidak hanya mahir ilmu umum, tapi juga menguasai ilmu agama.
“Peningkatan kesejahteraan ustadz/ustadzah merupakan program prioritas Pemprov Jateng,” ucap Taj Yasin.
Sejauh ini, Taj Yasin menyebut sudah ada 171.131 ustadz/ustadzah yang terdata di Bank Jateng Syariah. Semua itu akan diberi dana insentif pertriwulan.
Disamping itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menjelaskan, ada 1.285 TPQ di Kabupaten Pekalongan sendiri. Sedangkan jumlah penjahatnya mencapai 7.925 orang.
“Wagub berkomitmen untuk terus memajukan dunia pendidikan Islam, khususnya Ponpes, Madrasah Diniyah, dan TPQ,” tegasnya.
Pemberian dana insentif, menurut Asip bisa meningkatkan semangat pengajar. Tak hanya itu, Pemprov Jateng juga akan memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan, serta terus meningkatkan SDM ustadz/ustadzahnya.
“Kami akan dorong bantuan, dan bisa terealisasi tepat waktu,” pungkas Taj Yasin.
Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi













