Pemotor Tabrak Mobil Polisi

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Ipda Bagus Purnama, SH, saat kerumah Abdul Rahman Pengemudi motor yang nabrak mobil Dinas Polisi

Probolinggo, Suara Indonesia News.Com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Paiton, Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo beberapa hari lalu sekira jam 21.00 WIB antara Mobil Dinas Polri jenis Strada Nopol X-3313-37 yang dikemudikan Kapolsek Paiton AKP. Suparmin, kontra dengan sepeda motor Yamaha tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang dikemudikan oleh Samad (19) alamat Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, membonceng Irwan (18) dan Abdul Rahman (18) alamat Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton Probolinggo. Akibat laka lantas tersebut tiga orang pengendara sepeda motor mengalami luka – luka dan dilarikan ke Rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Data yang dihimpun Suara Indonesia.-News.Com dari Ipda Bagus Purnama, SH Kanit Laka Lantas Sat Lantas Polres Probolinggo, kronologis terjadinya kecelakaan, semula mobil dinas Polri Strada Nopol X-3313-37 yang dikemudikan AKP. Suparmin berjalan dari arah timur dengan lampu orator menyala. Setiba di TKP dengan sebelumnya sudah memberi lampu isyarat berupa menyalakan lampu sein kanan saat hendak belok masuk ke SPBU, tiba – tiba ditabrak oleh sepeda motor protolan tanpa TNKB dari arah berlawanan tanpa menyalakan lampu utama malam hari yang dikemudikan oleh Samad dengan membonceng dua orang yaitu Irwan dan Abdul Rahman yang ketiganya juga tidak memakai helm, ungkapnya.

Akibat laka tersebut,  Samad yang mengemudikan sepeda motor mengalami luka dibagian kepala dengan kondisi sadar, sementara dua orang yang dibonceng, Irwan mengalami patah kaki kanan dan Abdul Rahman mengalami luka dibagian wajah. Ketiga korban dalam keadaan sadar dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk mendapatkan pertolongan medis, terang Bagus.

Bagus lebih lanjut dalam keterangannya mengatakan, setelah dilakukan olah TKP secara cermat oleh Petugas Penyidik Laka Lantas Polres Probolinggo, penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya Paiton Desa Randu Merak Paiton beberapa minggu lalu adalah pengendara sepeda motor yamaha tanpa TNKB yang dikemudikan oleh Samad dengan tidak memakai helem dan tidak menyalakan lampu utama malam hari, ujar Bagus.

Sesuai dengan Undang – Undang Lalu Lintas Tahun 2009 Pasal 310 ayat (4) kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan orang lain meninggal dunia diancam dengan pidana penjara/kurungan paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp. 12.000.000,- (dua belas juta rupiah), ungkap Ipda Bagus menandaskan.

Hasil olah TKP, akibat kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor kontra dengan mobil dinas Polri tersebut mengakibatkan kerugian material sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Sementara itu Kapolsek Paiton AKP. Suparmin dikonfirmasi Suara Indonesia.News.Com mengatakan saat hendak belok ke SPBU sudah menyalakan lampu sein. Dirinya juga tidak menyangka kalau bakal ditabrak pengendara sepeda motor dari arah yang berlawanan. Karena pengendara sepeda motor tidak menyalakan lampu utama malam hari. Namun sebagai rasa kemanusiaan atas kejadian tersebut saya tetap memberi bantuan untuk biaya pengobatan, ujarnya menandaskan. (Singgih).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here