Pemkot Probolinggo Upayakan Nelayan Dapat Jaminan Tenaga Kerja

oleh -85 views
Foto : Kepala BP Jamsostek Cabang Pasuruan Arie Fiyanto Sofyan, saat Forum Group Disscusion (FGD), pada Rabu (15/9).

PROBOLINGGO, Kamis (16/9/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota Probolinggo mendapatkan perhatian khusus dari BP Jamsostek. Pasalnya, Kota Probolinggo menjadi satu-satunya di wilayah Jawa Timur bahkan Indonesia, yang berhasil memiliki perwali untuk memberikan perlindungan keselamatan kerja bagi Ketua RT/RW, guru mengaji bahkan sebentar lagi nelayan.

Hal itu menjadi perhatian bagi BP Jamsostek Cabang Pasuruan yang ingin mencalonkan Kota Probolinggo menjadi salah satu kandidat penerima Anugerah Paritana Award Presiden.

Kepala BP Jamsostek Cabang Pasuruan Arie Fiyanto Sofyan, dalam Forum Group Disscusion (FGD) pada Rabu (15/9), berharap ini menjadi contoh soal bagi kabupaten/kota yang lain.

Menurut Arie Fiyanto Sofyan, perlindungan tenaga kerja baik tenaga kerja formal maupun informal di Kota Probolinggo tanpa adanya intervensi dari pemerintah, tentunya akan mustahil bagi BP Jamsostek akan bekerja sendiri.

“Tentunya kolaborasi ini tidak berhenti sampai disini. Karena masih banyak PR yang harus kita lakukan bersama-sama untuk memastikan bahwa all coverage tenaga kerja menjadi perhatian dari BP Jamsostek,” terang Arie Fiyanto Sofyan, dalam Forum Group Disscusion.

Terkait hal tersebut, Kepala BP Jamsostek Cabang Probolinggo Rofiul Mashudi kepada Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menjelaskan, payung hukum yang memberlakukan jaminan sosial ketenagakerjaan BP Jamsostek diatur dalam Inpres RI 2/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek, Permendagri 27/2021 tentang Pedoman Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 dan Pergub 36/2021 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial bagi Tenaga Kerja melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Timur.

Rofiul Mashudi menyebut universal coverage itu dengan sebutan “Program Pekerja Terjaga”. Yang akan BP Jamsostek lindungi secara bersama antara jaminan keselamatan kerja dengan manfaatnya. Seluruh pekerja terjamin, pembiayaan masuk rumah sakit terjamin, gaji terjamin, penghasilan pun terjamin.

Terkait dengan Universal Coverage Jaminan Tenaga Kerja tersebut, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin, dan akan dilakukan sesuai dengan tahapan-tahapan.

“Kita berusaha semaksimal mungkin. Yang terpenting kita lakukan sesuai dengan tahapan-tahapan yang harus kita lakukan, seperti payung hukumnya. Yang mana dalam waktu dekat ini kita ke nelayan terkait pemberian jaminan tenaga kerja. Setelah itu kita progres ke yang lain-lainnya,” terang wali kota.

Ia pun berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan BP Jamsostek itu betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Probolinggo.

Dalam pertemuan tersebut, BP Jamsostek Cabang Probolinggo juga menyerahkan bantuan 1,8 ton beras kepada Pemerintah Kota Probolinggo untuk disalurkan bagi warga terdampak Covid-19, serta menyerahkan jaminan kematian kepada Ahli Waris Almarhumah Sri Widianti yang merupakan GTT Disdikbud dan juga Ahli Waris Almarhum Hartono yang merupakan PTT Satpol PP, masing-masing menerima uang santunan sebesar Rp 42 juta.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Editor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *