Regional

Pemkab Tak Sediakan Tempat, Penjual Takjil Tetap Berdagang

Avatar of admin
×

Pemkab Tak Sediakan Tempat, Penjual Takjil Tetap Berdagang

Sebarkan artikel ini
IMG 20200424 214121
Foto : Pedagang ukm tetap berdagang Takjil walaupun tdk disediakan tempat jualan kue. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Jumat (24/4/2020), suaraindonesia-news.com – Entah kenapa walaupun Kabupaten Sampang, masik zona hijau terkait bencana virus Corona atau Covid-19, Pemkab Sampang tidak menyediakan tempat pasar kue, seperti tahun sebelumnya memasuki bulan suci Ramadhan. Tempat pasar koe setiap tahun memasuki bulan suci Ramadhan, di sebelah selatan Taman Monumen Trunojoyo Sampang.

Namun, walaupun Pemkab Sampang melalui Dinas Koperasi dan UKM setempat, tidak menyediakan tempat berjualan takjil atau koe di bulan suci Ramadhan, para pedagang usaha kecil menengah (UKM), secara swadaya dengan menggunakan meja tetap berjualan jajanan bermacam jenis koe, ikan, sayur, dan es buah, untuk menu berbuka puasa masyarakat, di sebelah selatan Taman Monumen Trunojoyo Sampang.

“Kami terpaksa tetap berdagang takjil mas, membantu masyarakat Sampang, yang sedang menjalankan ibadah puasa dan tidak sempat memasak untuk menu berbuka puasa dengan keluarganya,” terang ibu suci pedagang bermacam jenis kue, ikan dan sayur, di selatan Taman Monumen Trunojoyo Sampang.

Menurutnya, Kabupaten Sampang ini masuk dalam zona hijau terkait bencana virus Corona atau Covid-19, tapi kenapa Pemkab Sampang, melalui dinas terkait tidak menyediakan tempat pasar kue seperti bulan suci Ramadhan tahun lalu.

“Kami ini terpaksa swadaya tetap berdagang takjil untuk berbuka puasa. Seperti, kue, ikan, sayur, es buah, dan makanan ringan lainnya, membantu masyarakat menyajikan menu berbuka puasa, karena tidak sempat memasak dirumahnya,” imbuhnya.

Pantauan dilapangan, predikat zona hijau di Kabupaten Sampang, disambut antusias dan suka cita dengan tibanya bulan suci Ramadhan. Sehingga, dagangan secara swadaya para UKM, menyediakan berbagai macam jenis makanan Takjil, disambut antusias dan dipadati masyarakat Sampang.

Reporter : Nora/Luk
Editor : Amin
Publisher : Ela