Pemkab Sumenep Kucurkan Bantuan Bagi 683 IKM Secara Bertahap

oleh -57 views

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Sebanyak 205 kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Sumenep menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tahun anggaran 2015. Pemeberian bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sumenep, Dr.KH. A. Busyro Karim,M.Si, di Depan Kantor Disperindag Sumenep, Selasa (09/06).

Dalam sambutannya Bupati berharap dengan bantuan peralatan tersebut bisa  mendukung usaha para pelaku IKM supaya bisa berkembang dengan baik. Sebab, diakui Bupati jika IKM memegang peranan penting perekonomian sebuah bangsa atau daerah, khususnya dalam menyediakan lapangan kerja dan usaha.

Menurutnya, jika dilihat dari berbagai aspek, potensi industri dan perdagangan di Sumenep makin mencerahkan dan potensial. PDRB Sumenep dibidang perdagangan, merupakan penyumbang terbesar ke dua setelah sektor pertanian yang mencapai 22,83 persen.

bantuan“Di Sumenep terdapat sekitar 5.952 unit industri kecil yang menyerap rata-rata tenaga kerja sebanyak 93.160 orang. Selain itu, ada juga industri rumah tangga 966 unit yang menyerap tenaga kerja 11.152 orang,”ungkapnya.

Sementara Kepala Disperindag Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si menjelaskan, setiap tahun pihaknya menganggarkan bantuan untuk peningkatan industri kecil dan menengah yang setiap tahunnya terus ditingkatkan.

Sepertihalnya, pada tahun 2014 lalu, ada 34 kegiatan dan IKM yang dibantu 446 IKM dengan alokasi dana sebesar Rp. 4,1 milyar. Sedangkan ditahun 2015 meningkat menjadi Rp. 6,789 milyar dengan 55 kegiatan untuk 683 IKM.

Jadi, terdapat kenaikan anggaran sebesar Rp. 2,7 milyar atau sekitar 167 persen. Sedangkan jumlah IKM yang dibantu juga mengalami kenaikan sebanyak 242 IKM atau 154 persen. Diakui, bantuan peralatan bagi 683 IKM tersebut akan diberikan secara bertahap. Dan kali ini diberikan untuk tahap I dan II sedangkan untuk tahap III dan IV masih menunggu ketersediaan barangnya.

“diharapkan bantuan ini dimanfaatkan seoptimal mungkin, sehingga akan terjadi peningkatan kapasitas dan kualitas produksi yang ada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM. “tambahnya.

Diakui pula, kedepan terus ada peningkatan produk domestik regional. Jika sebelumnya sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar PDRB, mendatang diharapkan sektor industri menjadi penyumbang PRDB tersesar.(sar/*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *