SUMENEP, Jum’at (06/06) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura Jawa Timur, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah setempat, menggelar malam gema takbiran Idul Adha 1446 Hijriah dengan nuansa yang berbeda.
Tahun ini, kegiatan dihelat secara khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, dan dihadiri langsung oleh Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, pada Kamis (5/6/2025) malam.
Malam takbiran tersebut, juga turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Pada moment itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sekaligus mempererat tali silaturahmi antar elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah untuk Pangdam V/Brawijaya, Forkopimda, para pimpinan OPD, serta seluruh masyarakat Sumenep. Semoga semangat kurban memperkuat solidaritas kita,” ujar Bupati Fauzi dalam sambutannya, Kamis (5/6/2025) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim.
Ia menceritakan sejarah panjang Kabupaten Sumenep yang telah berusia lebih dari tujuh abad, tepatnya 755 tahun, dan telah dipimpin oleh 52 tokoh berbeda.
Bupati Fauzi juga menyinggung Pendopo Agung Keraton Sumenep, tempat berlangsungnya acara, yang kini berusia 263 tahun dan telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.
“Saya berterima kasih atas kesediaan Pangdam mengunjungi sejumlah pulau di wilayah kami. Ini menjadi kehormatan dan kebahagiaan bagi masyarakat Sumenep,” imbuhnya.
Sementara itu, Mayjen TNI Rudy Saladin mengapresiasi kekompakan Forkopimda Sumenep yang dinilainya sebagai modal penting dalam mendukung keberhasilan program-program pembangunan.
“Saya titip sinergi ini agar terus dijaga. Saya juga mendorong Dandim dan Kapolres untuk berperan aktif menyukseskan berbagai kebijakan pemerintah daerah,” tuturnya.
Di sela acara, semua tamu undangan disuguhkan penayangan profil singkat Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai bentuk apresiasi atas kehadirannya di tengah masyarakat Sumenep.
Kegiatan malam takbiran ini ditutup dengan tausiyah kebangsaan oleh budayawan dan penyair kenamaan asal Madura, KH D. Zawawi Imron, yang turut menambahkan nilai spiritual dan kultural dalam suasana malam takbir Idul Adha di Sumenep.













