Pemkab Sumenep dan TAPFT Malaysia Tandatangani Nota Kesepahaman Bidang Pendidikan Penerbangan

oleh

Sumenep, Suara Indonesia – Bupati Sumenep mewakili Pemerintah Kabupaten Sumenep menandatangani nota kesepahaman bersama pihak Trans Asia Pacific Flight Training (TAPFT) Malaysia, dalam rangka kerjasama bidang pendidikan penerbangan yang akan ditempatkan di Sumenep.

Acara tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan kantor kementerian Klantan dan disaksikan laksung oleh Menteri Besar Klantan Datuk H.Ahmad serta Komisaris Trans Asia Pacific Flight Training (TAPFT) Malaysia, Bayu Sutanto, Selasa, (21/01).

Diakui Komisaris Trans Asia Pacific Flight Training (TAPFT) Malaysia Bayu Sutanto, dipilihnya Sumenep sebagai tempat atau lokasi pendidikan penerbangan, karena beberapa tempat di Indonesia sudah dilakukan survie dan hanya Sumenep yang paling baik

Dia menilai, bahwa Bandara Trunojoyo tempatnya sangat strategis, area penerbangan ang luas dan traffic penerbangan tidak padat, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung dengan baik dan maksimal.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Besar Klantan Datuk Haji Achmad, juga berharap agar hubungan kerjasama yang dijalin hendaknya berlangsung langgeng dan saling memenuhi kepentingan bersama dan memberikan keuntungan kedua belah pihak untuk kemajuan bersama.

Sementara Kaptain Arif Faruk, Direktur Utama Trans Asia Pacific Flight Training Malaysia (TAPFTM) menjelaskan, bahwa perusahan ini memiliki 40 buah pesawat latih, baik single engine maupun twin engine, 3 buah helicopter dan simulator tercanggih sebanyak 2 buah dan nantinya 1 akan ditempatkan di Sumenep.

Arif meambahkn, Sekolah penerbangan kami telah mencetak pilot – piot handal yang sejak tahun 2006 telah berjumlah 956 pilot dan direkrut oleh maskapai-maskapai besar internasional.

Sementara Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, M.Si menyambut baik rencana tersebut karena semakin banyak sekolah penerbangan di Sumenep akan semakin besar animo operator penerbangan maupun maskapai untuk membuka jalur penerbangan dari Sumenep ke daerah daerah lain.

Karena harapan dari banyak pihak terbukanya jalur penerbangan komersial dari Sumenep akan membuka pula hubungan Sumenep dilihat dari berbagai aspek

Bupati juga sangat berharap, agar secepatnya program ini terealisir sehingga akan berdampak positif terhadap Bandara Trunojoyo sendiri. Jelasnya. (Zai/Hum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *