Pemkab Raja Ampat Gelar Bimtek dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa

oleh -21 views
Bimtek (Bimbingan teknik) dan ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa

Reporter : Zainal Laadal

RAJA AMPAT, Selasa (11/4/2017) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat kembali menggelar Bimbingan teknik (Bimtek) dan ujian Sertifikasi keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah berdasarkan Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 54 Tahun 2010 dan perubahannya, dengan menghadirkan Narasumber dan pemateri dari LPMP (Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan).

Kegiatan Bimtek dan ujian Sertifikasi tersebut, kali ini dibuka langsung Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, yang diwakili oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas dan diikuti puluhan peserta dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Raja Ampat, Senin (10/4/2017) pukul 09:30 WIT bertempat, di gedung wanita, Jalan kompleks perumahan DPRD Raja Ampat, Distrik (Kecamatan, red) Kota Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat.
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, Orientasi pembangunan Kabupaten Raja Ampat dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, masih perlu didukung oleh berbagai sarana dan prasarana. Baik infastruktur dan fasilitas pemerintahan, maupun berbagai sarana publik lainnya.
Lanjutnya lagi, hal tersebut dapat kita rasakan bersama sampai dengan saat ini, berbagai kendala dan hambatan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tersebar di 117 Kampung dan 4 Kelurahan.
“Sehingga memerlukan kegigihan dan niat baik kita selaku pelaksana kebijakan, agar dapat bertanggung jawab atas proses pembangunan yang sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” kata Manu sapaan akrab Wakil Bupati Raja Ampat saat membacakan sambutan Bupati.
Manu mengatakan, saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini, mengingat Program Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah merupakan program nasional yang harus diaplikasikan keseluruh daerah.
“Jujur saja bahwa di Kabupaten Raja Ampat, jumlah pegawai yang memiliki Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa masih sangat perlu untuk terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan kegiatan ini, saya harapkan para peserta yang mengikuti Bimtek dan ujian ini akan menjawab kebutuhan tersebut, dan berhasil menambah jumlah pegawai yang memiliki sertifikat.
Sementara koordinator kegiatan dari LPMP (Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan) Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Dalam Negeri Repulik Indonesia (Kemendagri), Adji Rahmatulah dalam keterangan persnya mengatakan, Kegiatan ini dalam rangka ujian Sertifikasi Berbasis Komputer.
“Tujuannya untuk akselerasi pembangunan SDMnya siap dalam artian targetnya paling tidak lulus, setengah dari 50 (lima puluh) orang peserta,” kata Adji kepada suaraindonesia-news.com disela-sela berlangsungnya kegiatan.
Adji menuturkan, tahun lalu (2016) kegiatan Bimtek dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa sudah pernah dilakukan, Namun, angka kelulusannya sangat minim dari puluhan peserta hanya 8 (delapan) orang yang lulus.
“Ini adalah pengulangan diberi kesempatan yang ke 2 (dua). Semoga di 2017 ini bisa lebih banyak yang lulus. Kegiatan ini berlangsung dari hari ini,10-13 April 2017. Ujian Sertifikasi akan dilaksanakan, Kamis (13/4/2017) diauditorium Kantor Bupati Raja Ampat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *