Pemkab Pamekasan Serahkan Sapi Qurban ke Masjid Asy syuhada di Hari Raya Idul Adha 1441 H

oleh -33 views
Bupati Pamekasan didampingi Wakil Bupati Raja'e, Sekda Totok Hartono, Forkopimda dan disaksikan ratusan jemaah sholat Idul Adha. saat menyerahkan Hewan Qurban kepada Ketua Umum Yayasan Takmir Masjid Agung Asy Syuhada Pamekasan, Kiai Baidawi Absar.

PAMEKASAN, Jumat (31/07/2020) suaraindonesia-news.com – Usai menunaikan ibadah sholat sunnah Idul Adha 1441 Hijriah Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam menyerahkan satu ekor sapi ke Masjid Agung Asy Syuhada kepada takmir Masjid, Jumat (31/7/2020).

Dalam penyerahan hewan qurban tersebut, Bupati Pamekasan didampingi Wakil Bupati Raja’e, Sekda Totok Hartono, Forkopimda dan disaksikan ratusan jemaah sholat Idul Adha, kepada Ketua Umum Yayasan Takmir Masjid Agung Asy Syuhada Pamekasan, Kiai Baidawi Absar, selepas Salat Idul Adha.

Pelaksanaan sholat Idul Adha 1441 di masjid agung As Syuhada tetap melakukan standart protokol kesehatan sesuai anjuran dan himbauan dari pemerintah.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengaku bersyukur bisa mengantarkan langsung bantuan hewan Qurban sapi.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan beserta staf dan keluarga, kami mengucapkan selamat hari raya Idul Adha. Semoga kegiatan ibadah dan sosial di masjid agung As Syuhada ini bisa menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya,” ungkap bupati, di Aamiini jemaah yang hadir.

Selepas hewan Qurban itu disembelih, dagingnya akan diserahkan kepada masyarakat tidak mampu dan kaum dhuafa.

“Melalui momentum Idul Qurban ini, apa yang telah kita qurbankan akan semakin menambah kepekaan sosial kita kepada warga tidak mampu. Ibadah qurban tidak saja berdemensi spritual tapi juga sosial,” terang bupati.

Sementara, Kepala Bagian Kesra Setdakab Pamekasan Halifathorrahman menambahkan, dalam kegiatan Idul Qurban ini pihak pemkab tidak mendistribusikan daging tetapi meyalurkan hewan qurban ke beberapa yayasan. Menurutnya. Tahun ini ada 65 kambing 13 sapi yang disalurkan.

penerimanya berasal dari kalangan pengurus atau pengasuh pondok pesantren, pengelola yayasan sosial keagamaan, pengurus takmir masjid, musala dan sejumlah lembaga lainnya yang ditunjuk untuk menjadi amil dalam penyembelian hewan kurban.

“Biar lembaga yang menyembelih dan mendistribusikannya. Tentunya hal ini untuk menghindari kerumunan massa sesuai dengan protokol covid-19,” tutupnya.(Adv).

Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *