PAMEKASAN, Rabu (18/6) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, meresmikan program Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan (Paduka) yang bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kependudukan. Peluncuran program berlangsung di Kantor Kecamatan Waru pada Selasa (17/6), sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, didampingi Wakil Bupati Sukriyanto, Sekretaris Daerah Masrukin, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pamekasan, Saudi Rahman.
Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menyampaikan bahwa keberadaan dokumen kependudukan merupakan hak dasar warga negara yang harus difasilitasi secara merata oleh pemerintah.
“Mulai dari akta kelahiran hingga akta kematian, semua merupakan bentuk pengakuan negara atas identitas warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak kini menjadi syarat utama dalam berbagai layanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan. Karena itu, kemudahan akses terhadap dokumen tersebut dinilai krusial.
Pelayanan di kantor Disdukcapil yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan selama ini dinilai cukup jauh bagi masyarakat di wilayah utara. Melalui program Paduka, masyarakat kini dapat mengurus dokumen kependudukan langsung di kecamatan.
“Mulai hari ini, masyarakat di wilayah utara Pamekasan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke MPP untuk mengurus administrasi kependudukan,” jelas Kholilurrahman.
Selain layanan kependudukan, pemerintah daerah juga berencana menjadikan Kecamatan Waru sebagai pusat layanan publik kedua setelah kota Pamekasan. Beberapa program pendukung yang disiapkan antara lain sekolah rakyat, penempatan unit pemadam kebakaran, layanan PDAM, serta pengelolaan sampah melalui fasilitas TPA dan TPS.
Dengan diresmikannya program Paduka, diharapkan pelayanan publik yang lebih merata dapat terwujud, khususnya bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota. Acara peresmian ditutup dengan doa dan penyataan resmi pembukaan layanan oleh Bupati Pamekasan.













