Pemkab Pamekasan Kembali Sabet Dua Penghargaan, Ini Harapan Bupati Badrut Tamam

oleh -43 views
Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam didampingi Sekda Pamekasan, Totok Hartono, Kepala Inspektorat Pamekasan, Muhammad Alwi, Kepala Bappeda Pamekasan, Taufiqurrachman, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Bambang Prayogi saat foto bersama.

PAMEKASAN, Rabu ( 04/12/2019) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jaww Timur, kembali menyabet dua penghargaan dalam bidang pelayan publik, Selasa (03/12).

Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dalam Penyerahan Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) dan Evaluasi Sakip OPD Tahun 2019, di Hotel Bumi Surabaya, didampingi Sekda Pamekasan, Totok Hartono, Kepala Inspektorat Pamekasan, Muhammad Alwi, Kepala Bappeda Pamekasan, Taufiqurrachman, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Bambang Prayogi.

Baddrut Tamam, mengatakan, dua kategori penghargaan yang disabet adalah dari bidang ketahanan pangan dan pendidikan. Ia mengaku jika semuannya berdasarkan hasil dari kerja keras seluruh stake holder di pamekasan

Untuk kategori ketahanan pangan, kabupaten Pamekasan mendapatkan Top 25 Kompetisi Inivasi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Timur 2019 dengan judul inovasi ‘Siii Papa Baru’. Sedangkan di bidang pendidikan, Pamekasan masuk Top 25 Kompetisi Inivasi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Timur 2019 dengan judul inovasi Modal Gizi, yakni Motivasi Medali Bergilir untuk Meningkatkan Prestasi Siswa.

“Kita berharap dengan adanya penghargaan tadi tentunya akan mampu mendorong semangat untuk menjadikan pamekasan sebagai kabupaten hebat,” terangnya.

Lebih lanjut Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, menyampaikan, Penilaian inovasi daerah ini didasarkan dengan berbagai banyak pertimbangan, dan yang menjadikan luar biasa bahwasanya dewan juri adalah juri-juri independe. Baik kelembagaan dan personal profesional di luar pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Ini harus disyukuri, sekaligus dijadikan sebagai spirit untuk merealisasikan Pamekasan Bhajre, Rajjhe tor Parjhuge,” tutupnya.

Reporter : May/Ita
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *